Home » Ekonomi » Pasar Tradisional Dimonitor Kementerian

Pasar Tradisional Dimonitor Kementerian

ISTIMEWA

ISTIMEWA

JABARTODAY.COM – BANDUNG

Guna memberikan perlindungan bagi kepentingan umum, berdasarkan Undang-undang No 2/1981 tentang Metrologi Legal, pemerintah melakukan pengawasan alat ukur pada pasar-pasar tradisional di tanah air, termasuk di Jawa Barat.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Barat Ellyn Setyairianti mengemukakan, mengacu pada UU No 2/1981 itu, pihaknya memperoleh mandat pemerintah pusat untuk melakukan pengawasan dan tera ulang alat ukur, takar, timbang, dan sejenisnya, yang biasa digunakan para pedagang pasar tradisional.

Menurutnya, pengawasan ini dapat menunjang aktivitas perdagangan pasar tradisional. Artinya, jelas dia, sistem alat ukur, takar, timbang, dan sejenisnya yang benar dapat memberikan kepuasan sekaligus perlindungan bagi para konsumen. “Jika sudah seperti itu, tentunya, kepercayaan pun meningkat. Efeknya, dapat melancarkan dan meningkatkan perdagangan,” ujar Ellyn, Rabu (27/11).

Ellyn menjelaskan, Pasar Tertib Ukur menjadi salah satu upaya mempromosikan pasar tradisional pasar yang dapat bertahan dan bersaing pada era pasar bebas. Dilanjutkan, pasar tertib ukur pun tujuannya meningkatkan animo masyarakat untuk melestarikan pasar tradisional sebagai pasar lokal.

“Juga, menaikkan citra pasar tradisional melalui ketepatan dan kebenaran hasil pengukuran. sekaligus meningkatkan pemahaman serta kesadaran pedagang, pengguna, termasuk pemilik alat timbang, ukur, tera, dan lainnya, dan pengelola pasar dalam membangun kepercayaan masyarakat.

Di Jabar, ucap Ellyn, bersama Unit Kerja Dinas Indag Jabar, yaitu balai Kemetrologian Cirebon Jabar, pihaknya melakukan pemantauan terhadap 2 pasar tradisional di Cirebon, yaitu Pasar Kramat Kota Cireon, dan Pasar Pasalaran Kabupaten Cirebon. Diutarakan, pengawasan kedua pasar tersebut, sebenarnya, bergulir sejak pertengahan 2013. Hasil pengawasan kedua pasar itu, tuturnya, 90% alat ukur, timbang, takar, dan sejenisnya sudah bertera secara sah pada 2013. (VIL)

Komentar

komentar