Home » Ekonomi » Harga Daging Sapi Berpotensi Melonjak

Harga Daging Sapi Berpotensi Melonjak

daging sapiJABARTODAY.COM – BANDUNG

Tingkat kebutuhan daging sapi dalam beberapa hari terakhir mengalami kenaikan. Hal itu terjadi seiring dengan berlangsungnya momen Idul Adha 2013. DPD Asosiasi Pengusaha dan Pedagang Sapi Potong Indonesia Jawa Barat memprediksi bahwa pasca Idul Adha, harga jual daging sapi berpotensi naik.

“Perkiraannya, harga daging sapi kembali naik setelah Idul Adha. Potensi itu terjadi karena stok sapi potong kian terbatas setelah pelaksanaan kurban. Karenanya, stok daging sapi pada tingkat bandar dan pedagang terbatas,” ujar Ketua DPD APDASI Jabar, Dadang Iskandar, Rabu (16/10).

Melihat kondisi itu, Dadang meminta pemerintah segera melakukan langkah-langkah strategis. Diantaranya, cetus dia, segera merealisasikan rencana impor sapi potong, yang jumlahnya sekitar 75 ribu ekor. “Sebaiknya, rencana (impor) itu segera terealisasikan. Hal itu untuk menekan harga daging sapi yang kemungkinan kembali naik setelah Idul Adha sebagai akibat menipisnya ketersediaan,” lanjut Dadang.

Jika memperhatikan tingkat kebutuhan di Tatar Pasundan, Dadang menyatakan, pihaknya mengharapkan pemerintah mengalokasikan sapi potong impor yang cukup banyak. Harapannya, kata Dadang, Jabar memperoleh kuota, minimalnya, 50%.

Dadang mengungkapkan, bulan lalu, pemerintah mengalokasikan sapi impor sebanyak 25 ribu ekor. Namun, sambungnya, alokasi bagi Jabar sekitar 2.500 ekor atau hanya sekitar 10 persennya. Menurutnya, alokasi sebanyak 2.500 ekor tidak mencukupi. Dasarnya, terang dia, rata-rata, kebutuhan di Jabar sekitar 2.000 ekor per hari. “Artinya, jika Jabar hanya memperoleh alokasi 2.500 ekor, itu hanya untuk memenuhi kebutuhan daging sapi selama 1 hari. Untuk itu, kami harap, alokasi Jabar lebih tinggi lagi, minimalnya 50 persen,” tutup Dadang. (VIL)

Komentar

komentar