Home » Ekonomi » Kuatkan KUMKM, Jabar-Jepang Jalin MoU

Kuatkan KUMKM, Jabar-Jepang Jalin MoU

UMKM tetap bergeming di tengah hantaman krisis global.

UMKM tetap bergeming di tengah hantaman krisis global.

JABARTODAY.COM – BANDUNG

Keberadaan sektor koperasi, usaha mikro, kecil, menengah (KUMKM) dalam menunjang dan menggerakkan roda ekonomi begitu besar. Maka itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berkepentingan dalam meningkatkan eksistensi sektor tersebut melalui upaya menumbuhkan dan melahirkan wirausaha-wirausaha baru.

Salah satu upaya yang ditempuh Dinas KUMKM Jawa Barat untuk menumbuhkan wirausaha-wirausaha baru, yakni melalui skema kerjasama yang dituangkan dalam nota kesepahaman dengan Sento Cooperative, Kyoto Jepang.

“Kerjasama ini tidak hanya untuk meningkatkan kualitas pemberdayaan dan peningkatan mutu sumber daya manusia (SDM) KUMKM di Jabar. Tidak itu saja, juga meningkatkan keberadaan KUMKM serta turut memperluas lapangan kerja,” tandas Kepala Dinas KUMKM Jabar, Anton Gustoni, Sabtu (31/8).

Anton menjelaskan, dalam kerja sama dengan Jepang, yang ditandatangani Dinas KUMKM Jabar dan Presiden Sento Cooperative Kyoto, Tadashi Kimura, beberapa hari lalu itu, juga untuk melahirkan 100.000 wirausaha baru. “Langkah ini sejalan dengan visi dan misi Jabar untuk terus meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi,” sambung Anton.

Dalam kerjasama ini, terjadi pemberdayaan KUMKM. Caranya, jelas dia, melalui rangkaian pelatihan, pembangunan kemitraan, dan pembukaan akses pasar. Sektornya, sambung Anton, meliputi peningkatan kegiatan usaha KUMKM Jabar, seperti memaksimalkan aktivitas promosi, kemitraan, investasi, dan kegiatan lainnya. “Untuk meningkatkan kapasitas melalui pendidikan dan pelatihan keterampilan teknik berbagai sektor usaha, langkahnya melalui pemagangan di Jepang dan Indonesia,” imbuhnya.

Melalui skema kerjasama ini, Anton mengharapkan terjadinya pertumbuhan koperasi-koperasi besar di Tatar Pasundan. Program harapan berikutnya, sahut Anton, tidak lain sebagai upaya meningkatkan daya saing sektor KUMKM, terlebih pada 2015, persaingan kian ketat seiring dengan bergulirnya ASEAN Economic Community (AEC).

Presiden Direktur Sento Cooperative Japan, Tadashi Kimura, berpendapat, pola kerjasama ini dapat pembuka kemajuan sektor KUMKM, tidak hanya di Jabar, tetapi juga negaranya. “Kerjasama ini dapat menciptakan dan melahirkan para wirausaha dan termasuk koperasi yang bersinergi dan berjejaring lebih luas, antara Jabar dan Jepang. Intinya, pola dan kesepakatan ini bermuara pada peningkatan ekonomi kedua pihak, Jabar-Jepang,” tambah Kimura. (ERA)

Komentar

komentar