Home » Ekonomi » Hino Investasikan Dana Ratusan Miliar Rupiah

Hino Investasikan Dana Ratusan Miliar Rupiah

IMG01621-20130604-1637JABARTODAY.COM – BANDUNG

PT Hino Motor Sales Indonesia menargetkan penjualan 2500 unit kendaraan di Jawa Barat selama 2013. Hal itu seperti disampaikan Sales & Promotion Director PT Hino Motor Sales Indonesia, Santiko Wardoyo,  dikarenakan Jabar adalah wilayah yang potensial untuk pengembangan pasar.

Berbicara tentang kinerja penjualan pada kuartal I (Januari-April) tahun ini, pihaknya mencatat penjualan 10.886 unit.

“Itu terdiri atas penjualan Hino Ranger dan Hino Dutro. Untuk Hino Ranger, penjualannya sebanyak 6.205 unit. Sedangkan Hino Dutro sejumlah 4.681 unit,” ujarnya dalam peluncuran 7 model Hino Ranger di Hotel Horison, Selasa (4/6).

Lalu, bagaimana dengan Jabar? Santiko menyatakan, sejauh ini, Tatar Pasundan berkontribusi 8,9 persen dari seluruh penjualan nasional. “Selama kuartal perdana tahun ini, penjualan di Jabar sebanyak 811 unit,” ungkapnya.

Disinggung apakah pihaknya akan melakukan koreksi proyeksi penjualan seiring dengan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, Santiko mengatakan, belum merencanakannya. “Pastinya, kami menunggu perkembangan dan kepastian kenaikan BBM,” tukas Santiko.

Untuk meningkatkan kinerja bisnisnya tahun ini. Satu diantaranya adalah menggelontorkan dana investasi bernilai total ratusan miliar rupiah. Seperti diungkap Tan Kim Piauw, perwakilan PT Indosales Trade, pihaknya menggelontorkan dana hampir Rp 400 miliar untuk membuat 13 dealer baru di seluruh Indonesia.

“Tergantung masing-masing kota. Kalau di daerah pinggiran sekitar Rp 20 miliar. Namun secara total, tiap outlet membutuhkan Rp 30 miliar,” papar Tan.

Tan menyebut, kebutuhan tenaga kerja tiap outlet sendiri adalah 100 hingga 150 orang. Apalagi, dikatakan Tan, prospek kendaraan angkut atau truk sangat besar di tengah membaiknya pertumbuhan ekonomi Indonesia.

“Masih optimis dan Indonesia masih akan maju bertumbuh, termasuk kegiatan usaha. Dan tiap kegiatan usaha membutuhkan kendaraan angkut,” tandasnya. (VIL)

Komentar

komentar