Home » Ekonomi » Naiknya BBM Untuk Seimbangkan Neraca Perdagangan

Naiknya BBM Untuk Seimbangkan Neraca Perdagangan

gita wirjawanJABARTODAY.COM – BANDUNG

Naiknya harga bahan bakar minyak bersubsidi disinyalir akan menimbulkan defisit bagi neraca perdagangan nasional baik secara langsung maupun tidak langsung, khususnya dalam produk non-migas. Hal itu diungkapkan oleh Menteri Perdagangan RI Gita Wirjawan usai menyampaikan kuliah umum di Institut Teknologi Bandung, Senin (29/4).

“Ini harus dicari solusi yang bijaksana karena bisa membuahkan tren inflasi yang tidak terkendali. Jangan sampai rakyat atau masyarakat terbebani oleh kenaikan harga yang cukup besar,” ucap Gita.

Membesarnya importasi migas tersebut, membuat anggaran impor komoditi itu pun meninggi. “Jadi, perlu ada upaya pemerintah untuk menyeimbangkan neraca perdagangan,”imbuhnya.

Seperti diketahui, awal Mei mendatang pemerintah akan menaikkan harga BBM bersubsidi dalam dua opsi, untuk kendaraan keluaran teranyar akan diterapkan tarif baru, kecuali angkutan umum. Sedangkan, motor dan mobil di bawah tahun 2005 dikenakan tarif lama. Hal itu menimbulkan polemik di masyarakat, karena dapat menimbulkan kekacauan.

Ditanya dirinya memilih opsi yang mana, Gita secara diplomatis menjawab bahwa itu adalah urusan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dan Kementerian Keuangan di bawah koordinasi Kementerian Perekonomian. “Saya tidak tahu, biar Kementerian ESDM dan Kementerian Keuangan di bawah Kementerian Perekonomian yang menentukan pas nya berapa,” ucapnya.

Selain memberikan kuliah umum, Gita datang untuk menandatangani nota kesepahaman tentang pengembangan pendidikan kemetrologian nasional antara Kementerian Perdagangan dengan ITB. (VIL)

Komentar

komentar