Triwulan I, Net Income PT Astra Melemah

Prijono Sugiarto (jabartoday.com/net)
Prijono Sugiarto
(jabartoday.com/net)

JABARTODAY.COM – BANDUNG –– Terjadinya berbagai perkembangan ekonomi di negara ini, ternyata, berdampak cukup signifikan pada berbagai sektor bisnis. Tidak sedikit pelaku usaha di negara ini yang mengalami perlambatan pertumbuhan. Adalah PT Astra International Tbk sebagai contohnya.

Presiden Direktur PT Astra International Tbk, Prijono Sugiarto, mengakui bahwa periode triwulan I tahun ini, pihaknya mencatat kinerja bisnis yang kurang positif. Satu di antaranya, ungkap dia, terlihat pada realisasi laba bersih. “Hingga Maret 2015, kami mencatat perolehan laba bersih Rp 3,9 triliun. Angka itu lebih kecil 16 persen daripada realisasi periode sama tahun lalu,” tandas Prijono, dalam keterangan resminya, Kamis (30/4).

Prijono meneruskan, pelemahan pun terjadi pada net income Hingga Maret 2015, sebutnya, pihaknya membukukan pendapatan bersih senilai Rp 45,2 triliun. Jumlah itu lebih rendah 9 persen daripada realisasi hingga tiga bulan pertama 2014.

Dijelaskan, kondisi itu terjadi karena beberapa sektor dan lini bisnis mengalami pelemahan. Di antaranya, tutur Prijono, terlihat pada kinerja otomotif. Laba bersih  divisi otomotif melemah 21 persen lebih rendah daripada triwulan I 2014. Total laba bersih divisi otomotif hingga Maret 2015 senilai Rp 1,62 triliun. Sedangkan periode sama 2014, nilainya Rp 2,04 triliun.

Situasi ini, kilahnya, terjadi karena pasar otomotif nasional pun melemah. Untuk mobil, pelemahannya 14 persen atau menjadi 282 ribu unit. “Penjualan kami pun turun 21 persen menjadi 137 ribu unit. Pun sepeda motor yang melemah 19 persen atau menjadi 1,6 juta unit. Pada produk sepeda motor, penjualan kami, melalui PT Astra Honda Motor (AHM), turun 13 persen menjadi 1,1 juta unit,” paparnya.

Namun, pada divisi jasa keuangan, tambahnya, pihaknya mencatat pertumbuhan laba bersih 21 persen atau menjadi Rp 1,2 triliun. Itu terjadi, terangnya, karena aktivitas pembiayaan bertumbuh 4 persen atau menjadi Rp 15,3 triliun. Pada divisini, PT Bank Permata Tbk pun mencatat kinerja bisnis yang positif. Laba bersihnya naik 54 persen atau menjadi Rp 567 miliar.

GRAFIS KINERJA PT ASTRA INTERNATIONAL TRIWULAN I 2015

SEKTOR                                                    2015                           2014         
                                                             Rp (Miliar)                   Rp (miliar)    
Otomotif                                                   1.621                                     2.049
Jasa Keuangan                                        1.191                                         981
Alat Berat dan Pertambangan                983                                        959
Agribisnis                                                    124                                        625
Infrastruktur, Logistik dan Lainnya       36                                          87
Teknologi Informasi                                   37                                         26
Laba Bersih Konsolidasian                 3.992                                    4.727

(ADR)

Related posts