Tiket Natal Habis Terjual

Jabartoday.com/net
Jabartoday.com/net
JABARTODAY.COM – BANDUNG — Seperti biasa, pada momen-momen tertentu, kerap terjadi kenaikan permintaan. Pada sektor transportasi, seperti kereta api (KA), permintaan pun mengalami peningkatan. Buktinya, pada momen menjelang Natal 2015, kebutuhan tiket KA, khususnya, di wilayah kerja PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop) 2 Bandung, meningkat drastis. “Benar. Terjadi kenaikan load factor penumpang menjelang Natal tahun ini,” tandas Kepala Humas PT KAI Daop 2 Bandung, Zunerfin, di tempat kerjanya, Sabtu (12/12).

Diutarakan, tiket keberangkatan KA dari Stasiun Bandung pada 23-24 Desember 2015, terjual habis. Artinya, jelas Zun, sapaan akrabnya, pada periode 23-24 Desember 2015, load factor penumpang mencapai 100 persen. Kondisi itu, sambungnya, terjadi pada seluruh rute perjalanan, baik dari Bandung ke arah timur, maupun barat. Karenanya, jelas Zun, puncak arus penumpang Natal 2015 terjadi pada 23-24 Desember 2015.

Namun, kata Zun, untuk momen Tahun Baru 2016, sejauh ini, ketersediaannya masih banyak. Hingga kini, ucap Zun, load factor rangkaian KA baik ke timur maupun barat dari Stasiun Bandung, masih mencapai 40-50 persen.

Kendati demikian, ujar Zun, pihaknya tetap melakukan antisipasi apabila terjadi kenaikan volume penumpang. Biasanya, terang dia, puncak arus penumpang pada setiap tahun baru, terjadi H-1 atau 31 Desember. Pihaknya, imbuh Zun, memprediksi, puncak arus Tahun Baru 2016 juga terjadi pada 31 Desember 2015. “Karenanya, kami melakukan sejumlah langkah antisipasi. Di antaranya, menyiapkan KA tambahan,” sahut dia.

Pihaknya, ungkap dia, berencana untuk melakukan penambahan rangkaian. Adalah KA Lodaya yang menjadi bagian rencana penambahan itu. Wacananya, sebut Zun, pihaknya menambah 2 rangkaian KA Lodaya Pagi dan Lodaya Malam. Penambahan itu, tuturnya, merupakan bagian program Angkutan Natal 2015 dan Tahun Baru 2016, yang berlangsung 20 Desember 2015-5 Januari 2016.

Guna menjaga keamanan dan kenyamanan perjalanan, pihaknya pun melakukan berbagai upaya. Di antaranya, tukasnya, menjalin kerjasama dengan aparat keamanan demi menjaga keamanan seluruh perjalanan KA. Tidak itu saja, pihaknya pun mengerahkan tim untuk memantau titik-titik yang tergolong rawan longsor dan banjir, baik di wilayah timur maupun barat. (ADR)

Related posts