Tiga Bulan, BNP Gelontorkan Kredit Triliunan Rupiah

foto: erwin adriansyah
foto: erwin adriansyah

JABARTODAY.COM – BANDUNG –-Kendati laju pertumbuhan ekonomi pada tahun ini mengalami perlambatan jika perbandingannya dengan tahun lalu, sebagai efek kondisi global, PT Bank Nusantara Parahyangan Tbk  tetap mampu menjaga kinerja bisnisnya
Itu terlihat pada beberapa indikator.  Antara lain kredit, penghimpunan dana, dan lainnya.

Dalam hal kredit,  lembaga perbankan yang berkantor pusat di Jalan Ir H Djuanda Bandung ini, pada periode Maret 2015 mencapai triliunan rupiah. “Angkanya Rp 6,79 triliun,” sebut Direktur Keuangan dan Perencanaan PT BNP Tbk,  Takeru Agawa,  pada

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) dan Paparan Publik Kinerja Keuangan 2014-Triwulan I 2015 di Hotel Hilton, Jalan HOS Tjokroaminoto Bandung,  Jumat (26/6).

Takeru meneruskan, penyerapan kredit terbesar yaitu modal kerja sebesar Rp 4,62 triliun. Lalu,  katanya,  kredit investasi bernilai Rp 1,6 triliun. Yang terkecil,  ujar pria asal Jepang ini, adalah kredit konsumsi sebesar Rp 670 miliar. Dari total kredit senilai Rp 6,79 triliun, sebesar 47,81 persen adalah kalangan pelaku usaha mikro,  kecil,  menengah (UMKM). Sisanya,  bagi bisnis non- UMKM.

Soal pasar,  Takeru mengutarakan, sejauh ini,  Jabar menempati posisi terbesar. Selanjutnya,: sahut Takeru, Jakarta. “Kemudian,  Jateng,” ucapnya.

Tentang dana pihak ketiga (DPK), Takeru menyatakan,  hingga Maret tahun ini,  nilainya Rp 7,84 triliun. Angka itu,  terangnya,  terdiri atas 77,26 persen berupa deposito, 13,37 persen tabungan,  dan 9,37 persen dalam bentuk giro.

Lalu bagaimana dengan Non Performing Loans (NPL) ? Takeru menuturkan,  sejauh ini, pihaknya mencatat angkanya masih di bawah ketentuan Bank Indonesia (BI). “NPL kami,  saat ini,  sekitar 2,45 persen. Sedangkan batas maksimal sesuai ketentuan BI sebesar 5 persen,” tukasnya. (ADR)

Related posts