Terbatas, Alokasi CSR PermataBank Rp 5 Miliar

foto: Istimewa
foto: Istimewa

JABARTODAY.COM – BANDUNG
Menggulirkan program Corporate Social Responsibility (CSR) menjadi menu dan bagian para pelaku dunia usaha, termasuk yang bergerak dalam bidang perbankan. Hal itu pun dilakukan lembaga perbankan yang merupakan anak perusahaan PT Astra International Tbk, PermataBank.

Buktinya, lembaga perbankan swasta nasional tersebut terus meningkatkan aktivitas dan agenda CSR-nya. Program tersebut terangkum dalam PermataHati. Komitmennya, memberi kualitas yang lebih baik bagi anak-anak yang merupakan generasi penerus negara ini. “Ini kami wujudkan dalam beragam kegiatan. Sebagian besar, melibatkan PermataBankers, yaitu karyawan-karyawan PermataBank,” tandas Vice President Head Corporate Social Responsibility PermataBank, Furiyanti, belum lama ini.

Namun, ungkap Furi, sapaan akrabnya, dalam menggulirkan program CSR, pihaknya mengalami kendala. Yaitu, ungkapnya, keterbatasan alokasi dana. Berbeda dengan perbankan besar lainnya, Furi mengakui bahwa pihaknya mengalami keterbatasan dana CSR. Hingga akhir tahun ini, sebut dia, pihaknya mengalokasikan dana CSR tidak melebihi Rp 5 miliar. Kendati begitu, tegasnya, pihaknya tetap berusaha optimal agar program CSR bernilai tambah dan berefek positif bagi masyarakat.

Karena kendala dana tersebut, lanjut dia, pihaknya mengajak dan melibatkan para karyawannya yang tersebar pada 330 jaringan kantor seluruh provinsi negara ini untuk menggulirkan program CSR itu, yang fokusnya pendidikan. “Yaitu melalui pendidikan literasi keuangan (financial literacy) dan kewirausahaan (entreprenurship),” sahutnya.

Furi melanjutkan, berdasarkan survei, tahun lalu, literasi keuangan di Indonesia sebesar 21,8 persen. Angka ini kalah oleh beberapa negara tetangga. Sebut saja, katanya, literasi keuangan Filipina sebesar 27 persen. Kemudian, Malaysia sejumlah 66 persen. Selanjutnya, Thailand seangka 77 persen, dan yang tertinggi Singapura yang mencapai 98 persen. “Karenanya, salah satu tujuan program CSR tersebut adalah upaya kami meningkatkan literasi keuangan di Indonesia,” tutup Furi. (ADR)

Related posts