Tenaga Kerja Lokal Tak Kalah dengan Asing

Dua buruh wanita yang bekerja di salah satu pabrik tekstil di Cipacing, Jatinangor, saat pulang kerja, baru-baru ini. (DEDE SUHERLAN/JABARTODAY.COM)

JABARTODAY.COM – BANDUNG Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Bandung Tono Rusdiantono tidak sependapat dengan banyaknya tenaga kerja asing yang masuk ke Kota Bandung.

Menurut Tono, kewenangan dan kebijakan tenaga kerja asing ditetapkan pemerintah pusat. “Kewenangan tenaga kerja asing, bukan daerah yang menentukan. Tetapi, langsung oleh Kementerian Tenaga Kerja,” ungkap Tono, Kamis (22/12).

Tono menjelaskan, TKA yang ada di Kota Bandung kebanyakan berprofesi sebagai tenaga ahli di bidang pendidikan. “Kebanyakan mereka datang dari negara seperti Tiongkok, Korea, hingga Norwegia, mereka datang sebagai tenaga kerja ahli,” ucap Tono.

Menyoal pengupahan tenaga kerja asing, Tono menegaskan, tentunya lebih besar dibanding dengan tenaga lokal. Pasalnya, perusahaan sendiri yang merekrut dengan berbagai tunjangan, makan, dan penginapan. “Di sini kita hanya mengurus perizinan domisilinya saja, kita ikuti seluruh prosedurnya dari pusat. Kalau dokumen yang sudah masuk ke sini pasti sudah sah tinggal di tanda tangan,” tandas Tono.

Tono juga menegaskan, kebijakan mengenai TKA dari pemerintah pusat perlu ditelaah kembali. Menurut dia, tenaga lokal tidak kalah bersaing, dalam dunia pekerjaan. “Pemerintah sebaiknya memperbaiki kebijakan dan kewenangan mengenai tenaga kerja asing, kita di daerah siap mendidik dan memperkuat tenaga lokal. Sampai sekarang ada 5.000 lebih lowongan pekerjaan,” pungkas Tono. (koe)

Related posts