Monday , 18 November 2019
Home » Headline » Telaah Kritis Pemilu Presma UPI

Telaah Kritis Pemilu Presma UPI

http://kpu.rema.upi.edu/
kpu.rema.upi
Oleh: Indrawati Agustini Permatasari
Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Akhir tahun 2016 mahasiswa UPI akan menggelar pesta perayaan pemilihan umum presiden mahasiswa UPI. Tidak dapat dipungkiri bahwa mahasiswa UPI terdiri dari berbagai agama, ras, suku, bahasa, dan budaya. Perbedaan tersebut bukan merupakan faktor penghalang untuk para pasangan calon mendapatkan suara sebanyak-banyaknya demi kemenangannya.
Namun, perlu ditelaah pemimpin yang seperti apakah yang kampus UPI tercinta kita ini perlukan? Tentu saja, pemimpin memiliki asas utama dari kepemimpinan Pancasila, yaitu: Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani.

Berikut adalah tiga pasangan calon presiden mahasiswa beserta wakilnya, yang tentunya sudah menjalani uji kelayakan menjadi pemimpin dan wakil pemimpin. Jadi, jangan ada yang saling menjatuhkan demi meraih kemenangan! Think smart guys! Karena ketiga pasangan ini memiliki kredibilitas yang tak diragukan.

Pasangan nomor urut 1 Ahmad Fauzi Ridwan (FPEB) – Asep Ahid (FPMIPA). Fauzi menjabat sebagai Mendagri BEM REMA UPI. Jabatannya di mendagri ini diprediksi akan mampu menggiring mahasiswa yang menjadi staff nya untuk memilih Fauzi, dia juga aktif mengisi seminar-seminar yang diadakan oleh BEM REMA UPI dan merupakan sosok yang memiliki karakter. Fauzi berkolaborasi dengan Asep Ahid yang berasal dari fakultas berbeda, pasangannya ini merupakan Ketua UKDM (Unit Kegiatan Dakwah Mahasiswa) dimana UKDM ini dikenal dengan keagamisannya, diprediksi bahwa Asep akan mendapatkan suara terbanyak dari UKDM. Dengan latar belakang kepemimpinannya kedua pasangan ini akan mampu bersaing dengan pasangan nomor urut 2 dan 3.

Pasangan nomor urut 2 Dadan Rizwan (FPIPS) – Rahmat Gunawan (FPOK). Dadan adalah eks- Ketua Umum HMCH 2015 dan eks-Senator Senat FPIPS. Selain itu, dia pun aktif di MAPACH yaitu (Mahasiswa Pecinta Alam Departemen PKn) diprediksi bahwa Dadan akan meraup suara terbanyak karena pecinta alam dikenal dengan organisasi yang kekeluargaannya sangat erat. Jika Dadan terpilih sebagai presma 2016-2017 maka dia akan cenderung berkompromi dengan senat yang selama ini menjadi oposisi REMA. Hal itu dikarenakan Dadan adalah eks-Senator Senat yang tentunya akan lebih paham tentang arah laju senat. Rahmat yang diusung menjadi pasangannya adalah mantan ketua UKM Squash, dengan jabatan yang pernah didudukinya diprediksi Rahmat dapat meraup suara terbanyak dari UKM berbasis olahraga.

Pasangan nomor urut 3 yaitu Engkos Koswara (FPIPS) – Luna Nuranisa (FIP). Engkos memiliki integritas serta kepribadian yang bersahaja, ini terbukti ketika dia menjadi koordinator KKN 2016 kabupaten Sumedang dia berhasil memikat banyak kaum hawa. Banyak posisi pertama (ketua) lainnya yang Engkos duduki, diantaranya calon terkuat kahim Sejarah, di voting angkatan 2013 dia berada diposisi pertama dalam pemilihan kahim. Bukan hanya itu, di senat FPIPS Engkos menjabat sebagai ketua angkatan LKMF, menjabat sebagai ketua pelaksana kongres senat mahasiswa di FPIPS di tahun 2015 dimana kongres merupakan jantung dari kelangsungan senat mahasiswa.

Di BEM REMA menjabat sebagai koordinator sektor 3 saat MOKA-KU UPI 2015 yang turut andil menggerakkan ribuan mahasiswa. Dari berbagai posisi yang pernah Engkos duduki ini akan menjadi jembatan yang akan membuatnya menyeberangi dunia perpolitikan pemilu dengan langkah pasti. Sedangkan Luna yang menjadi pasangan Engkos dia menjabat sebagai Dirjen Kajian Menteri Pendidikan juga menjabat sebagai ketua daerah II, mahasiswa BK Indonesia. Luna diprediksi akan memeroleh suara terbanyak dari kaum hawa karena dia merupakan satu-satunya pasangan yang bergender perempuan. Pasangan ini akan diprediksi memeroleh suara terbanyak Engkos dari kaum adam dan Luna dari kaum hawa.

So, guys berikan hak suara dengan tepat!