Siklus Tidak Wajar, Penjualan Otomotif Sulit Terprediksi

jabartoday.com/net
jabartoday.com/net

JABARTODAY.COM – BANDUNG — Beragam perkembangan global berdampak pada perekonomian di negeri ini. Efeknya, laju pertumbuhan ekonomi pun melambat. Sejumlah sektor terimbas oleh kondisi tersebut. Tidak terkecuali dunia otomotif.

Andy Widjaya, Sales Marketing PT Nusantara Jaya Sentosa (NJS), main dealer PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) area Bandung dan Priangan Timur, menyatakan, perkembangan yang terjadi tersebut membuat dalam lima bukan terakhir, pasar dunia otomotif sulit terprediksi. Bahkan, secara ekstrim, Andy menilai siklus penjualan otomotif pada awal 2015 tidak wajar.

“Sangat fluktuatif dan sulit terprediksi. Pada Januari, kami mencatat penjualan turun. Tapi, bulan berikutnya, naik. Pada bulan ketiga atau Maret, penjualan kembali naik menjadi 850 unit. Eh, pada April, turun menjadi 650 unit. Begitu juga Mei, angka penjualan drop menjadi 600 unit,” tandas Andy, pada launching New Suzuki Karimun Wagon R, beberapa waktu silam.

Situasi tersebut, ungkapnya, tidak hanya terjadi pada produk Suzuki. Akan tetapi, lanjut dia, hampir seluruh Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) juga merasakan hal yang sama. Di Jabar, kata dia, penjualan seluruh merek dan tipe mobil selama periode Januari-April 2015, turun sebanyak 3.000 unit.

Lalu, bagaimana pada triwulan II? Andy memprediksi, kondisinya membaik. Pasalnya, jelas dia, periode tersebut kerap menjadi peak penjualan karena adanya momen Ramadan dan Idul Fitri. Jadi, tegas dia, pihaknya memanfaatkan momentum tersebut untuk menggenjot penjualan. Salah satu strateginya, ungkap dia, merilis produk Low Cost Green Car terkini, New Suzuki Karimun Wagon R, yang harga jual untuk wilayah Bandung dan sekitarnya sejumlah Rp 112 Juta (tipe GL), Rp 121 juta (GX), Rp 124 juta (Diago), dan Rp 126,8 juta (GS).

Hingga akhir 2015, cetus Andy, khusus LCGC, pihaknya memproyeksikan total penjualan All New Suzuki Karimun Wagon R sebanyak 1.104 unit, dan merebut pangsa pasar 10 persen. “Itu sedikit lebih tinggi daripada tahun lalu, yaitu 1.046 unit dan pangsa pasarnya 9,41 persen,” tutup Andy. (ADR)

Related posts