September, Ekspor Non-Migas Jabar Bertumbuh

BPSJABARTODAY.COM – BANDUNG

Kinerja ekspor Jabar, khususnya, komoditi non-minyak bumi dan gas (migas) Jabar periode September 2014 menunjukkan tren positif. “Terjadi pertumbuhan ekspor non-migas Jabar selama September 2014, yaitu naik 2,5 persen,” tandas Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Jabar, Doddy Gunawan Yusuf, di Kantor BPS Jabar, Jalan PHH Mustopha Bandung, belum lama ini.

Dilanjutkan, secara nilai, pada September tahun ini, ekspor non-migas Jabar menjadi 2,31 miliar Dollar Amerika Serikat (AS). Periode sebelumnya, ucap Doddy, angka ekspor non-migas Jabar naik sejumlah 2,26 miliar Dollar AS. Doddy mengungkapkan, periode Januari-September 2014, Jabar ekspor non-migas mendominasi total ekspor Jabar, yaitu mencapai 95,7 persen.

Mengenai tujuan, Doddy menyebutkan, sejauh ini, Amerika Serikat (AS) menjadi yang terbesar. Nilai ekspor non-migas Jabar ke Negeri Paman Sam sebesar 424,65 juta Dollar AS. Negara lainnya yang juga mencatat sebagai tujuan ekspor non-migas terbesar Jabar, yakni Jepang. Angkanya 269,93
juta Dollar AS. “Posisi ketiga yaitu Thailand, senilai 131,12 juta dollar AS.

Lain halnya dengan ekspor migas Jabar. Pada September 2014, tatar Pasundan mencatat ekspor migas drop 22,74 persen. Dalam hal nilai, lanjut Doddy, ekspor migas Jabar bernilai 75,97 juta Dollar AS. Sebelumnya, nilai ekspor migas Jabar mencapai 96,34 juta Dollar AS. Meski begitu, tegasnya, secara keseluruhan, ekspor Jabar pada September 2014 tumbuh 1,45 persen lebih baik daripada Agustus 2014.

Lalu, bagaimana dengan impor? Doddy mengutarakan, September 2014, impor Jabar senilai 1,17 miliar Dolalr AS. Rinciannya, sahut dia, impor migas senilai 148,99 juta Dollar AS, dan non-migas sejumlah 1,02 miliar Dolar AS. “Periode Januari-September 2014, total nilai impor Jabar 10,21 miliar Dollar AS. Jumlah itu 3,26 persen lebih rendah daripada periode sama 2013,” tutup Doddy. (ADR)

Related posts