Rupiah Melemah, Kunjungan Wisman Naik

jabartoday.com/net
jabartoday.com/net

JABARTODAY.COM – BANDUNG — Ternyata, melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tidak 100 persen berefek negatif bagi roda perekonomian nasional. Salah satu sektor yang justru mengalami efek positif melemahnya harga jual rupih terhadap dolar AS, yaitu pariwisata.

Buktinya, ketika rupiah terhadap dolar AS lesu, sebaliknya, pariwisata cukup menggeliat. Itu terjadi karena jumlah kunjungan wisatawan, khususnya, wisatawan mancanegara (wisman) mengalami kenaikan. “Kenaikannya sekitar 11,95 persen,” tandas Ketua DPD Asosiasi Biro Perjalanan Wisata (ASITA) Jabar, Budijanto Ardiansjah, belum lama ini.

Diutarakan, ada beberapa negara yang menjadi asal wisman yang melancong ke Jabar. Antara lain, sebutnya, Singapura, Thailand, Cina, dan sejumlah negara Timur Tengah.

Naiknya jumlah kunjungan wisman ke Jabar diamini Kepala Bidang Statistik (BPS) Jabar, Dody Gunawan Yusuf. Dia mengutarakan, pada Mei 2015, jumlah turis mancanegara ke Jabar naik 11,95 persen atau sebanyak 18.902 orang. Bulan sebelumnya, sebut dia, volume kedatangannya 16.884 orang,.

Negara asal wisman terbanyak yaitu Malaysia dan Singapura. “Sebanyak 14.374 orang merupakan wisman asal Malaysia dan 3.183 orang asal Singapura. Selain Malaysia dan Singapura, wisman asal sejumlah negara lain, seperti Jerman, Korea Selatan (Korsel), Australia, dan beberapa lainnya, juga menunjukkan peningkatan. (ADR)

Related posts