
JABARTODAY.COM – BANDUNG Sebanyak 60 persen penduduk Kota Bandung, berusia di bawah 40 tahun. Hal itu menandakan, Kota Bandung siap sebagai kota layak pemuda di tahun 2017. “Dari hal tersebut, wajar kami banyak melakukan kegiatan-kegiatan dan strategi kebijakan yang mengikutsertakan dan memberdayakan pemuda,” jelas Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, saat memberikan sambutan dalam acara Inisiasi Kota Layak Pemuda Tahun 2017, di Gedung Merdeka, Selasa (8/11).
Pria yang biasa disapa Emil ini, menambahkan, Bandung merupakan kota pertama yang mempunyai peraturan daerah tentang pemuda. Hal itu menjadi landasan kukuh untuk melakukan keberpihakan anggaran, hingga kebijakan program.
Kota Bandung, sambung Emil, sudah menerapkan konsep yang namanya desentralisasi. Sehingga, Kota Bandung akan memiliki pusat pemuda dan ekonomi kreatif. “Diperkirakan Februari 2017, sudah beres. Dan, ini yang pertama di Indonesia. Pemuda di pelosok Tanah Air tinggal datang untuk berkreasi,” ujar Emil.
Seperti diketahui, di Kota Bandung, ada ruang kepemudaan yang basisnya tingkat kelurahan. Dengan 151 kelurahan menjadi dasar untuk kota layak pemuda. “Selain itu, Kota Bandung mempunyai program PIPPK, di dalamnya ada karang taruna sebagai organisasi kepemudaan yang hadir memberikan perkembangan di kewilayahan,” jelas Emil.
Dengan komunitas lebih dari 5.000 LPM dan organisasi, Kota Bandung siap menjadi kota pemuda. “Mudah-mudahan hal tersebut menjadi salah satu penguat kami untuk Kota Pemuda 2017,” pungkas Emil. (koe)





