Produksi Teh Drop Drastis

  • Whatsapp

BANDUNG – Sebagai negara agraris, sebenarnya, Indonesia memiliki banyak kekuatan dan daya saing. Pasalnya, negara ini memiliki banyak produk agrobisnis yang mendunia. Satu di antaranya adalah produk perkebunan, teh.

Akan tetapi, dalam beberapa waktu terakhir, ternyata, produksi teh nasional anjlok drastis. Kondisi itu menyebabkan posisi Indonesia sebagai produsen teh dunia melorot. “Saat ini, menempati uruan ke-8 produsen teh dunia. Sebelumnya, berada pada peringkat 5,” tandas Direktur Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian, Kementerian Pertanian, Yusni Emilia Harahap, pada Inter Governmentas on Tea XXI, belum lama ini di Hotel Panghegar, Jalan Merdeka Bandung.

Yusni menjelaskan, merosotnya produksi teh nasional karena beberapa hal. Antara lain, sebut dia, faktor alam, yaitu terjadinya pemanasan global (global warming). Kemudian, lanjutnya, keterbatasan bibit dan benih unggul. “Termasuk sumber daya manusia (SDM) yang kalah bersaing serta belum berkembangnya kelembagaan petani,” papar Yusni.

Menyikapi hal itu, Yusni menyatakan, pihaknya melakukan berbagai upaya. Satu di antaranya, ungkapnya, menggulirkan pergerakan peningkatan agribisnis teh. Harapannya, cetus dia, hal itu dapat mendongkrak produktivitas teh secara lebih efektif.

Upaya lainnya, lanjut dia, berusaha menghasilkan varietas unggul. yang tahan perubahan iklim, dan lebih tahan terhadap penyakit. Yusni menambahkan, upaya selanjutnya, adalah berusaha membangun dan melengkapi infrastruktur. Itu karena, terangnya, saat ini, infrastruktur masih menjadi sebuah kendala industri teh nasional. (ADR)

Related posts