Produk PT LEN Dipamerkan di Polandia

jabartoday.com/net
jabartoday.com/net
JABARTODAY.COM – BANDUNG — Publik di negara ini patut berbangga karena memiliki sejumlah industri strategis, seperti PT Lembaga Elektronika Negara (LEN) Industri (Persero), PT Dirgantara Indonesia (DI), PT Pindad (Persero), PT PAL (Persero), dan PT Dahana.

Pasalnya, produk-produk industri-industri strategis itu memiliki kualitas yang tidak kalah oleh produk negara-negara lain. Hal itu membuat peluang untuk memperlebar pangsa pasar ke mancanegara kian terbuka.

Karenanya, untuk lebih meyakinkan dunia internasional mengenai produk-produk industri strategis dan membuka peluang pasar, pemerintah, melalui Kementerian BUMN menyertakan lima BUMN dalam Balt Military Expo XIV 2016 di Amber Expo Exhibition and Convention Centre, Gdanks Polandia.

Ke-5 BUMN tersebut yaitu PT LEN industri (Persero), PT Dirgantara Indonesia (DI), PT Pindad (Persero), PT PAL (Persero), dan PT Dahana. “Bagi kami, PT LEN, ajang ini dapat memperlebar pangsa pasar internasional lebih lebar lagi,” tandas Vice President Corporate Secretary PT LEN industri (Persero), Syaifuddin, dalam keterangan resminya, Rabu (22/6).

Diungkapkan, dalam ajang itu, pihaknya menampilkan Combat Management System. Itu, jelasnya, sebuah sistem yang terintegrasi dengan kapal perang. Kemudian, lanjutnya, PT LEN industri pun memamerkan Tactical Data Link dan Radio komunikasi HF serta VHF. “Itu radio komunikasi secure terintegrasi pertama di indonesia,” jelasnya.

Sementara itu, dalam ajang yang berlangsung 20-22 Juni 2016 dan fokusnya pada Maritime Safety and Security, The Latest Defence Systems, Sea and Land Rescue, itu, PT DI menghadirkan sejumlah produk utamanya, termasuk N219. Selain itu, PT DI pun menampilkan portofolio bisnis lainnya bidang Aircraft Services dan Aerostructure.

Lalu, PT PAL mempromosikan produk Fast Attack Missile (FAM) Ship-60 M dan strategic Sea Lift Vessel – 123 M. Kemudian, PT Pindad menampilkan produk kendaraan tempur Anoa 6×6 dan komodo 4×4. PT Pindad pun memamerkan senjata senapan serbu SS2 serta Pistol G2, Amunisi Kaliber kecil dan Kaliber besar, serta Bomb Udara. Sedangkan PT Dahana memperkenalkan explosive untuk defense dan juga sektor lainnya. (ADR)

Related posts