Polisi Sita Pil Happy Five Seharga Rp 90 Juta

  • Whatsapp
Kapolrestabes Bandung, Komisaris Besar Mashudi, melakukan ekspose peredaran pil berbahaya happy five, Rabu (3/9). (JABARTODAY/AVILA DWIPUTRA)
Kapolrestabes Bandung, Komisaris Besar Mashudi, melakukan ekspose peredaran pil berbahaya happy five, Rabu (3/9). (JABARTODAY/AVILA DWIPUTRA)

JABARTODAY.COM – BANDUNG

Tergiur keuntungan cukup besar, SS dan RH, mengedarkan obat terlarang ‘happy five’. Belum sempat menikmati hasilnya, keduanya diciduk Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Bandung di tempat yang berbeda.

SS, yang notabene seorang wanita, ditangkap di depan Bandung Trade Center. Dari tangan SS petugas menemukan barang bukti berupa satu amplop kecil hijau berisi dua pastik klip bening berisi sabu dan satu klip berisi sabu yang dibungkus tisu. Barang itu dimasukkan kembali ke dalam bekas bungkus permen.

“Pil happy five ini jenis pil penenang. Kalau dicampur sama minuman keras bisa membuat ‘fly’,” ujar Kepala Polrestabes Bandung, Komisaris Besar Mashudi, di Markas Sat Res Narkoba, Rabu (3/9/2014).

Mashudi mengungkapkan, dari tangan tersangka juga petugas menyita 900 butir atau 90 strip pil happy five. Satu butir happy five, jelasnya, dijual Rp 125 ribu hingga Rp 150 ribu. Sedangkan per-strip-nya mencapai Rp 1 juta. “Pil ini mereka jual di beberapa tempat hiburan malam di Kota Bandung,” tuturnya.

Menurutnya, tersangka akan mendapatkan keuntungan sebesar Rp 100 ribu hingga Rp 200 ribu per strip dari penjualan pil setan tersebut.

Setelah dilakukan pengembangan, petugas menangkap RH di kawasan parkir tempat hiburan malam Amnesia, Jalan Pasir Kaliki, sekitar pukul 21.00. Dari tangan RH, disita dua bungkus klip berisi sabu yang disimpan di saku celana depan.

Mashudi memaparkan modus yang dilakukan para tersangka, yaitu dengan cara menempelkan barang haram tersebut di bawah kursi halte bus Leuwi Panjang. “Mereka berdua hanya sebagai kurir dan mendapatkan barang tersebut dari At dan Ps yang saat ini masih DPO (Daftar Pencarian Orang),” imbuhnya.

Selain mengamankan dua tersangka, petugas juga menyita beberapa barang bukti berupa lima klip kecil plastik bening berisi sabu dan 900 butir pil happy five.

Atas perbuatannya kedua tersangka dijerat Pasal 114 ayat (1), Pasal 112 ayat (1) jo. Pasal 127 ayat (1) huruf a UU No 35/2009 tentang Narkotika yang ancaman hukuman maksimalnya 20 tahun penjara. (VIL)

Related posts