Permudah Beli Tiket, KIOSK pun Beroperasi

  • Whatsapp
foto: erwin adriansyah
foto: erwin adriansyah

JABARTODAY.COM – BANDUNG— Memberi kemudahan bagi masyarakat dan calon konsumen, menjadi misi yang diusung PT Kereta Api Indonesia (KAI). Dasar itu pula yang membuat lembaga BUMN tetsebut mengoperasikan sistem pembelian tiket yang lebih mudah.

“Kami mengoperasikan mesin pembelian tiket, yaitu KIOSK. Sebenarnya, kami mengoperasikan mesin ini, untuk tahap awal, di Stasiun Senen 13 Mei 2015. Kini, kami mengoperasikannya di Bandung,” tandas Vice Ptesident PT KAI Daerah Operasional (Daop) 2 Bandung? Ilham Norman, pada peresmian pengoperasian KIOSK di Stasiun Bandung, Senin (18/5).

Ilham mengatakan, kehadiran mesin pembelian tiket itu mendapat respon poaitif publik. Buktinya, ucapnya, dalam dua pekan pertama pasca pengoperaaian, berlangsung 500 transaksi. Bahkan, hingga 17 Mei 2015, berlangsung 9.234 transaksi. Nilainya, sebut Ilham, sekitar Rp 2,79 miliar.

Melihat kondisi itu, Ilham menilai kehadiran KIOSK juga mendapat tespon positif di Bandung. Dasarnya, ucap Ilham, volume penumpang di Bandung tergolong tinggi. Menurutnya, tidak tertutup kemungkinan, pihaknya pun mengoperasikan KIOSK di seluruh stasiun wilayah kerjanya. Untuk tahap awal, kata Ilham, pihaknya mengoperasikan 2 unit KIOSK di Stasiun Bandung.

Kepala Humas PT KAI Daop 2 Bandung, Zunerfin, mengimbuhkan, apabila memperhatikan tingkat kepadatan penumpang, tidak tertutup kemungkinan, Stasiun Kiaracondong menjadi titik pengoperasian mesin pembelian tiket elektronik tersebut. “Ya. Volume penumpang di Kaiaracondong tergolong padat. Kalau memang mendesak, mungkin, kami mengoperasikannya (KIOSK) di stasiun itu.

Ilham melanjutkan, melalui mesin ini, masyarakat dapat membeli tiket mulai H-90 sampai 4 jam sebelum keberangkatan. Para penumpang, tuturnya, dapat bertransaksi menggunakan berbagai cara. Yaitu, terangnya, tunai, kartu debit, maupun T-money produk PT Telkom. “Masyarakat cukup memilih tanggal perjalanan, stasiun keberangkatan, tujuan, dan jumlah penumpangnya, termasuk input data para calon penumpang,” paparnya.

Apabila usai bertransaksi memakai mesin itu, tambahnya, pembeli memperoleh struk untuk kemudian ditukarkannya dengan tiket. Penukaran tiket, ucapnya, dapat berlangsung pada loket-loket tiket.

Direktur Utama Finnet, Niam Dzikri, mengemukakan, pada dasarnya, pihaknya siap melakukan penambahan mesin KIOSK. Hal itu, ucapnya, bergantung pada permintaan dan kebutuhan PT KAI. (ADR)

Berita Terkait