
JABARTODAY.COM – BANDUNG — Seperti momen-momen Idul Fitri lainnya, kemungkinan besar, kebutuhan uang kartal pada momen sama tahun ini pun lebih tinggi daripada hari-hari biasa. Melihat kondisi itu, Bank Indonesia (BI) Kantor Wilayah Jabar melakukan berbagai langkah untuk menyikapi hal tersebut. Di antaranya, menyiapkan uang kartal dalam nominal besar.
“Untuk Ramadan dan Idul Fitri tahun ini, kami menyiapkan uang kartal beragam pecahan. Total nilainya mencapai Rp 14,44 triliun,” tandas Kepala BI Kantor Wilayah Jabar, Rosmaya Hadi, di BI Kantor Wilayah Jabar, Jalan Braga Bandung, Rabu (24/6). Dijelaskan, uang kartal yang disiapkan otoritas perbankan pada momen Ramadan dan Idul Fitri, khusus di tatar Pasundan tersebut, tahun ini lebih banyak 15 persen daripada momen sama 2014. Pada momen sama tahun lalu, ungkap Rosmaya, pihaknya menyediakan Rp 12,5 triliun.
Rosmaya pun berbicara tentang antisipasi peredaran uang palsu, yang sangat mungkin terjadi pada momen Ramadan-Idul Fitri. Diutarakan, jajarannya menjalin kesepahaman dan kerjasama dengan lembaga lain, yaitu kepolisian. Selain itu, ucapnya, pihaknya pun bekerjasama dengan 165 kantor cabang perbankan dan 22 kantor Bank Perkreditan Rakyat (BPR).
Di wilayah kerjanya, kerjasama dengan lembaga-lembaga perbankan itu berlaku di Bandung Raya, Kabupaten Subang, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Garut, Kabupaten Cianjur, dan Kota-Kabupaten Sukabumi. “Tahun ini, kami tidak secara langsung melayani masyarakat yang hendak menukarkan uang. Masyarakat dapat melakukan penukaran uang dengan lembaga-lembaga perbankan, termasuk BPR. Bahkan, kami pun membuka outlet pada beberapa titik keramaian, semisal bazaar, rest area, mal, bandara, stasiun, dan lainnya,” tutup wanita berkerudung ini. (ADR)





