Pemkot Akui Merosotnya PAD dari PPJU

jabartoday.com/net
jabartoday.com/net

JABARTODAY.COM – BANDUNG Pemerintah Kota Bandung mengakui program hemat energi berdampak terhadap merosotnya pendapatan asli daerah (PAD), dari Pajak Penerangan Jalan Umum (PPJU).

Sekretaris Daerah Kota Bandung Yossi Irianto mengatakan, diperlukan penjelasan dari PT. PLN. Sebab, kerugian tersebut berbanding terbalik dengan perkembangan properti di Kota Bandung, yang cukup signifikan. “Logikanya banyak pembangunan, penggunaan listrik meningkat. Otomatis PPJU pun meningkat pula,” tukas Yossi, di gedung parlemen, Selasa (11/10).

Pembicaraan bersama antara PLN, Dinas Pelayanan Pajak, dan DPRD Kota Bandung, mesti dilakukan agar tak menimbulkan beda perhitungan dan samakan persepsi. “Ini menyangkut penerimaan daerah tidak boleh ada yang ditutupi,” tukas Yossi.

Di tempat terpisah, Sekretaris Dinas Bina Marga dan Pengairan Kota Bandung Agoes Sjafroedin mengatakan, sumbangan PAD dari PPJU tahun 2015, sebesar Rp 159 miliar, dikembalikan ke Dinas Bina Marga dalam bentuk bagi hasil PPJU sebesar Rp 80 miliar. “Uang tersebut digunakan kembali untuk operasional PJU. Sementara itu, kewajiban yang dibayarkan Pemkot Bandung untuk PJU sebesar Rp 3 miliar setiap bulannya, kita yang tanggung,” tegas Agoes. (vil)

Related posts