
(jabartoday.com/ISTIMEWA)
JABARTODAY.COM – BANDUNG — Menjalin kerjasama dapat memberi efek positif bagi pelaku industri dan bisnis, tidak terkecuali industri strategis milik Merah Putih. Itu dibuktikan oleh empat lembaga BUMN, yaitu PT Len Industri (Persero), PT Industri Nasional Kereta Api (INKA) (Persero), PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero), dan PT Waskita Karya.
Keempat industri BUMN itu menjalin kerjasama yang tergabung dalam Indonesia Railway Development Consortium (IRDC). Keempat korporasi Garuda itu bekerjasama memproduksi sistem persinyalan perkeretaan.
Kualitas produk yang mumpuni membuat IRDC mengincar pangsa pasar yang lebih luas. Adalah regional market ASEAN yang menjadi bidikannya. Filipina menjadi salah satu negara Asia Tenggara pertama yang dibidik IRDC untuk pengembangan pasar.
“Kami berkunjung ke Filipina guna menghadiri The Philippine Railway Modernization and Expansion Summit 2018,” tandas Direktur Utama PT Len Industri (Persero), Zakky Gamal Yasin, Kamis (25/10).
Zakky mengatakan, dalam kesempatan itu, IRDC bertemu Menteri Perhubungan Filipina, Arthur Tugade. Dalam pertemuan itu, tutur Zakky, IRDC siap berkoordinasi tentang peluang pengembangan pembangunan jaringan perkeretaapian di Filipina.
Dalam ajang skala global itu, jelas Zakky, IRDC mengusung tema Providing Total Solution for Railway Projects. Tentunya, dalam PT Len Industri (Persero) pun mengusung misi penting. Zakky mengutarakan, ada 2 misi penting yang dibawa pihaknya.
Pertama, tukasnya, sebagai Regional Total Railway System Integrator yang memiliki keunggulan kompetitif dalam engineering dan produk yang telah terbukti. Kedua, sambung Zakky, menjadi mitra strategis untuk menyediakan solusi sistem perkeretaapian pada pasar regional.
Zakky mengemukakan, selama ini, pihak, yang turut menyukseskan pembangunan Urban Transport di Indonesia, terus berupaya untuk menembus pasar regional, dan selalu mengembangkan teknologi mutakhir. “The Phillipine Railway Modernization and Expansion Summit 2018 menjadi peluang bagi IRDC, khususnya PT Len Industri (Persero) untuk merealisasikan rencana pengembangan pasar regional,” pungkasnya. (win)





