Musik Digital Tetap Harus Didampingi CD

  • Whatsapp

aJABARTODAY.COM – BANDUNG Menggilanya pembajakan dan mudahnya masyarakat mengunduh (download) lagu melalui internet secara gratis membuat industri musik Indonesia sempat mengalami kolaps. Pasalnya, penjualan album fisik, seperti kaset dan CD, tidak lagi menjadi primadona bagi para musisi atau band.

Sempat terselamatkan dengan munculnya ring backtone (RBT) yang diinovasi oleh perusahaan telekomunikasi atau provider, namun itu tidak berlangsung lama usai dihentikannya produk tersebut oleh pemerintah akibat adanya kejadian penyedotan pulsa. Saat ini, industri digital kembali menggeliat dengan hadirnya iTunes Indonesia penjual full track download yang resmi.

Hadirnya iTunes disambut hangat oleh pengamat musik Bens Leo yang mengatakan full track download lebih baik dibanding RBT. Hanya saja, Bens memberikan sedikit catatan dengan hadirnya musik digital itu.

“Saya menghendaki musik-musik digital ini didampingi oleh CD, karena dalam CD atau kaset, terakomodasi seluruh komponen yang ada di dunia rekaman,” ujar Bens saat ditemui, Selasa (2/4).

Karena, lanjut Bens, dunia rekaman itu tidak melulu pemusik atau pencipta lagu, tapi juga melibatkan seorang sound engineer, desain grafis, mixer, maupun pemilik studio rekaman. Dan dalam musik digital, semua komponen itu tidak tercatat.

“Dalam sebuah diskusi di Jakarta, saya berkata bila industri musik Indonesia melulu digital, tidak akan mengakomodasi seluruh komponen dari semua industri rekaman yang asyik,” tuturnya.

Bens mengungkapkan, saat iniĀ  banyak orang yang bekerja di bidang sound engineer mengalami tiarap. Mengapa? Karena orang tidak tahu kelebihan atau pengalaman mereka dalam menangani seorang penyanyi atau grup musik. “Maka itu industri saat ini harus tetap didampingi dengan CD-nya,” singkat Bens.

Bens sendiri menjadi salah satu pihak yang setuju dengan kehadiran restoran cepat saji yang mendirikan label rekaman. Karena sistem pendistribusian album dengan cara menjual ayam masih lebih baik dibandingkan berjuang sendirian. (VIL)

Related posts