Maxwin Sosialisasikan Program Antiriba di Sektor Otomotif

JABARTODAY.COM – BANDUNG Pengusaha dan pemilik bisnis investasi properti asal Surabaya, Maxmillian Winardi, mulai merambah dunia otomotif dengan Program Anti Riba Maxwin Organization (MWO).

Sejumlah terobosan ditawarkan salah satunya adalah penjual otomotif dapat memberikan cicilan 1 persen dari harga mobil selama 100 bulan tanpa bunga dan pihak ketiga.

“Penjual otomotif bisa penjual 50 persen dari harga mobil tetapi mempunyai profit 4x dari harga mobil. Dan yang paling dahsyat adalah penjual otomotif dapat mengembangkan bisnis sharing economy yang akan membuat bankrut bisnis pembiayaan perbankan atau leasing company. Kelebihan program di atas bisa dilakukan oleh semua pengusaha baik kendaraan roda 4 maupun 2 roda dan otomotif baru maupun bekas,” ungkap pendiri MWO, dalam keterangan resmi yang diterima awak media, Rabu (23/2/2022).

Pria yang akrab disapa Maxwin mengungkapkan MWO berdiri sejak 2015 dan diprakarsai oleh Maxmillian Winardi dan Yan Welly dalam bentuk PT Broker Bisnis International (BBI) www.developerbisnisantiriba.com dan Yayasan Pendidikan Maxwin Organization www.sekolahantiriba.com.

Di mengatakan asal mula bisnis anti riba ini sewaktu Max mengikuti Seminar Jordan Bellfort di Singapore  yang diadakan oleh Gurunya Tung Desem Waringin.

“Dalam pelatihan ini diambil ilmu bagaimana untuk membesarkan perusahaan tanpa Bank tapi melalui GO Public,” kata Max.

Perjalanan hampir 5 tahun ikut Komunitas Pria Sejati Katolik, FGMFI, KTM, dan Rotary Club Indonesia membuat visi perusahaan Max menjadi saluran berkat bagi sesama, tidak hanya profit semata.

Dia menambahkan model bisnis dalam bentuk sosial bisnis adalah sistem bisnis baru yang mengutamakan sistem gotong royong dalam menjalankan bisnisnya.

“Melalui Max Win Organization kami mengajak rakyat Indonesia untuk membuat sistem ekonomi berbagi atau dinamakan sistem ekonomi antiriba. Menciptakan murid Max Win di daerah dengan sistem pembelajaran secara online. Kini kami melaunching program otomotif antiriba,” tandasnya. (*)

Related posts