Mahasiswa Kutuk Keras Agresi Israel ke Palestina

  • Whatsapp
antarafoto

JABARTODAY.COM – BANDUNG

Agresi militer yang dilakukan Israel ke Palestina dan telah menimbulkan korban, termasuk anak-anak, dikutuk oleh masyarakat dunia, tak terkecuali di Indonesia. Di Bandung, 50 orang yang berasal dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Bandung Raya, Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK) Bandung Raya, serta  Kelompok Studi Palestina Bandung melakukan unjuk rasa menuntut keadilan serta kebebasan warga Palestina dari agresi Israel, di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Selasa (20/11).

Koordinator Aksi, Arif Gunawan, mengatakan, sesuai dengan amanat dalam pembukaan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945, bahwa penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan peri-kemanusiaan dan peri-keadilan. “Dengan dasar itu kami menginginkan kemerdekaan bagi warga Palestina,” tegas Arief, di sela-sela aksi.

Arif menuturkan, aksi tersebut merupakan sikap pihaknya terhadap apa yang terjadi di Palestina. “Kami mengutuk agresi Israel ke Palestina yang sudah jelas aksi zionisme dan penjahat kemanusiaan,” kecamnya.

Menurut Arif, pihaknya mendesak pemerintah RI untuk mendesak PBB dan negara-negara dunia untuk bertindak nyata dan cepat dalam upaya menghentikan serangan Israel ke Jalur Gaza. “Kami juga mengutuk sikap Amerika yang memberikan dukungan secara langsung kepada Israel yang telah melakukan kejahatan kemanusiaan,” katanya.

Menurut dia, pemerintah Indonesia harus berperan aktif dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina untuk menjadi negara yang berdaulat. Hingga pagi tadi, korban agresi Israel mencapai 103 korban, yang mayoritasnya anak kecil.

Selain unjuk rasa, para mahasiswa juga melakukan aksi penggalangan dana yang akan diberikan langsung pada warga Palestina. Disampaikan Arief, donasi tersebut nantinya akan diserahkan pada Kammi Pusat untuk disalurkan ke negara yang pernah diperintah oleh Yasser Arafat tersebut.

“Penggalangan dana juga kami lakukan di sejumlah kampus, selain untuk Palestina galang dana juga korban banjir Soreang,” jelasnya.

Penggalangan dana ini, mulai dilakukan hari ini sampai satu minggu ke depan. Setelah melakukan aksi di depan Gedung Sate, massa pun melanjutkan dengan long march ke Bandung Indah Plaza, Jalan Merdeka. (AVILA DWIPUTRA)

Related posts