Home » Bandung Raya » PKK Jabar Dirikan Posko Bencana di Lokasi Banjir

PKK Jabar Dirikan Posko Bencana di Lokasi Banjir

Netty Heryawan saat berkunjung ke posko banjir PKK Jabar, Senin (19/11).

JABARTODAY.COM – SOREANG

 

Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat bekerja sama dengan Pusat Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak (P2TP2A) Provinsi Jawa Barat dan Pendamping Kader Posyandu (PKP) setempat pendirian posko PKK di rumah RW 11 Kompleks Cincin Permata Indah, Desa Gandasari, Kecamatan Ketapang, Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Pendirian posko lebih menitikberatkan pada pemenuhan kebutuhan perempuan dan anak.

 

“Kebutuhan perempuan dan anak-anak ini sangat khas namun seringkali terlupakan pada penyediaan logistik bantuan bencana,” papar Ketua TP PKK Jabar Netty Prasetiyani Heryawan ketika meninjau lokasi banjir yang merendam 300 rumah di kompleks tersebut, Senin (19/11) malam.

 

Netty menyebutkan, selain kebutuhan perempuan dan anak juga akan dibuat dapur umum serta trauma center. “Ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan primer warga sekitar, juga untuk memenuhi kebutuhan pemulihan psikis agar dapat menjalani kehidupan keseharian dengan normal kembali pascabencana,” ujarnya.

 

Pada kesempatan itu Netty juga turut serta meninjau langsung kerusakan yang dialami warga bersama rombongan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bandung Sofyan Nataprawira, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jabar Udjwalaprana Sigit, Kepala Dinas Bina Marga Jabar Guntoro, dan sejumlah pejabat setempat.

 

Selain meninjau, Gubernur juga menyerahkan bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Barat berupa beras sebanyak 12 ton, lauk pauk, serta dana sebesar Rp 100 juta bagi penanganan bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Bandung. Diharapkan dana tersebut bisa meringankan kerja Pemerintah Kabupaten Bandung untuk menangani warga yang harus mengungsi akibat luapan sungai.

 

Setelah berkunjung ke lokasi banjir, rombongan juga meninjau proses evakuasi longsor di Desa Sadu, Kecamatan Soreang, sehingga memutus jalur akses dari Soreang ke Ciwidey. Longsor juga menimbun rumah dan dilaporkan ada korban jiwa yang masih tertimbun longsor.(HUMAS PEMPROV JABAR)