Lestarikan Permainan Tradisional untuk Hindari Kecanduan Anak pada Gawai

  • Whatsapp

Pendiri Jabar Bergerak Atalia Praratya Kamil saat pencatatan rekor Muri di Pentas Virtual Kaulinan Tradisional di Cianjur, Rabu (7/4/2021).

JABARTODAY.COM – CIANJUR Pentas Virtual Kaulinan Tradisional di Cianjur mencetak rekor Museum Rekor Indonesia sebagai pertunjukan permainan tradisional virtual dengan peserta terbanyak.

Sebanyak 35.483 peserta berpartisipasi mencetak rekor dengan membuat video permainan dari masing-masing daerah. Permainan yang ditampilkan seperti sondah atau engkle (1.905 video), sapintrong (1.031), oray-orayan (1.086), bebentengan (644), bakiak (687), egrang (479), serta kaulinan lainnya (2.555 video).

Sebanyak 20 kabupaten/kota mengikuti acara yang diinisiasi Jabar Bergerak itu. Yakni, Kabupaten Cianjur, Sukabumi, Majalengka, Sumedang, Ciamis, Indramayu, Bandung Barat, Tasikmalaya, Kuningan, Bogor, Cirebon, Garut, dan Kabupaten Bandung.

Lainnya, Kota Bandung, Cirebon, Depok, Sukabumi, Tasikmalaya, Bekasi, dan Kota Bogor. Kabupaten Cianjur menjadi daerah yang mengirim peserta terbanyak, yakni 13.761, disusul Kabupaten Sukabumi (11.908).

Pencetak rekor diantaranya murid SLB seperti SLB ABC Bina Bangsa, SLB A-B Bina Asih, SLB Permata Ciranjang, SLB Negeri Sukanagara, SLB Negeri Kota Depok, SLB Insan Mandiri Depok, SLB Mekar Sari, SLB C Bina Asih, dan SLB B-C Purnama.

Baca Juga

Selain siswa SLB, pemecah rekor juga para siswa dari kelompok belajar non formal pendidikan kesetaraan paket A, B dan C seperti dari PKBM Al-Hijrah Bojongpicung Cianjur.

Pendiri Jabar Bergerak, Atalia Praratya Kamil terkejut dengan jumlah peserta yang melebihi target. Dia mengatakan, apa yang dilakukan pihaknya diharap bisa berikan semangat baru untuk mengenalkan permainan tradisional kepada anak milenial dan generasi Z.

“Awalnya dikondisikan hanya 21.000 peserta, ternyata melampaui 35.000 peserta. Dengan upaya melestarikan permainan tradisional ini, kita menghindari kecanduan anak pada gawai, mengurangi kebosanan pada anak, dan menjauhkan obesitas pada anak,” ujar Atalia, di Pendopo Kabupaten Cianjur, Rabu (7/4/2021).

Rekor Muri diberikan langsung oleh pihak Muri kepada Jabar Bergerak Cianjur, Pemkab Cianjur sebagai tuan rumah, dan Jabar Bergerak Pusat (Provinsi).

Dalam acara seremoni, diluncurkan pula aplikasi Atalia Jabar Bergerak Cianjur (Ayo Tekan Tombol Siaga Jabar Bergerak Cianjur). Aplikasi ini berfungsi menampung pengaduan, konsultasi, dan laporan kondisi darurat di masyarakat.

Kemudian, diluncurkan pula Gadis Cianjur (Gali Destinasi dan Potensi Cianjur) melalui pembukaan lomba konten video dengan peserta dari setiap kecamatan di Kabupaten Cianjur. (*)

Related posts