Ada sedikit penurunan kuota bagi mahasiswa di Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri tahun ini dibandingkan tahun 2013 lalu. Menurut Wakil Rektor Bidang Pembelajaran dan Kemahasiswaan Universitas Padjadjaran Prof. Dr. H. Engkus Kuswarno, MS, itu untuk menyeimbangkan rasio dosen dengan mahasiswa.
“Walaupun tahun ini Unpad tetap menjadi nomor 1 lagi se-Indonesia sebagai universitas pilihan calon mahasiswa,” ujar Engkus, Rabu (21/5/2014).
Engkus menyebut, kuota total berjumlah 5496 orang. Dari Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri 2755 orang dan SBMPTN 2616. Sedangkan untuk Warga Negara Asing atau kelas internasional sebanyak 125 orang. “Kuota untuk mahasiswa kurang mampu minimal 20 persen. Tapi bergantung jumlah riil yang terjaring secara akademik. Tahun lalu bisa sampai dengan 25 persen,” ungkap Engkus.
Unpad, disampaikan Engkus, tidak melarang calon mahasiswa yang mengalami disabilitas untuk mendaftar di kampus tersebut. Asalkan, tegasnya, memenuhi seleksi atau kualifikasi akademik, baik melalui SNMPTN/SBMPTN.
Saat disinggung mengenai jalur khusus untuk masuk ke PTN, khususnya Unpad, Engkus enggan berkomentar. Ia meyakinkan, selama lulus melalui jalur yang telah ditentukan, para calon mahasiswa dapat menuntut ilmu di kampus tersebut. (VIL)






