Kredit Mikro, BJB Siapkan Ratusan Miliar

foto: erwin adriansyah
foto: erwin adriansyah

JABARTODAY.COM – BANDUNG —Sebagai salah satu bagian perekonomian, kehadiran, keberadaan, dan keberlangsungan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMIKM) punya peran penting. Dasar itulah yang membuat PT Bank Pembangunan Daerah Jabar-Banten Tbk alias bank bjb punya komitmen kuat untuk terus mendorong laju pertumbuhan dan perkembangan para pelaku UMKM, khususnya, di Jabar.

Salah satu buktinya, lembaga perbankan milik BUMD Jabar-Banten tersebut merilis program terkini yang berkaitan erat dengan sektor UMKM, yaitu PESAT (Pemberdayaan Ekonomi masyAkat Terpadu). “Program itu merupakan wujud nyata bahwa kami terus melakukan berbagai upaya untuk mendorong perkembangan para pelaku UMKM, khususnya, di Jabar-Banten,” tandas Direktur Utama bank bjb, Ahmad Irfan, usai Pembukaan Bazaar Ramadan dan Launching PESAT di Kantor Pusat bank bjb, Jalan Naripan Bandung, Jumat (10/7).

Ahmad Irfan meneruskan, sejauh ini, pihaknya melakukan pembinaan terhadap ratusan ribu pelaku UMKM. Angkanya, sebut Ahmad Irfan, sekitar 480 ribu UMKM yang menjadi mitra binaan bank bjb. Menurutnya, pengembangan pelaku UMKM tidak hanya berbicara tentang permodalan atau dana. Sebenarnya, kata dia, tidak seluruh pelaku UMKM membutuhkan modal. “Ada hal lain yang mereka butuhkan. Antara lain, mereka membutuhkan pendampingan dan pelatihan, baik mengenai manajemen, pembukuan, dan lainnya, termasuk jaringan pasar,” kata Ahmad Irfan.

Berkenaan dengan penyaluran kredit mikro kepada sektor UMKM, Ahmad Irfan menegaskan, sejauh ini, nilainya masih sesuai Rencana Bisnis Bank (RBB). Khusus mikro, beber Ahmad Irfan, mengalami kenaikan penyaluran sebesar 10 persen. Skema penyalurannya, jelas dia, dapat melalui program Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar, yaitu KCR (Kredit Cinta Rakyat), atau memanfaatkan produk kredit mikro bank bjb.

“Untuk membantu program KCR, pihaknya menyiapkan dana senilai Rp 150 miliar. Sedangkan kredit miko, kami menetapkan 10 persen outsanding kredit, yang angkanya mencapai Rp 4,5 triliun. Jadi, dana yang kami siapkan untuk kredit koperasi sekitar Rp 450 miliar,” paparnya.

Direktur Mikro bank bjb, Agus Gunawan, berkaitan dengan PESAT, pihaknya memiliki beberapa katagori bagi kandidat debitur. Yaitu, jelasnya, nasabah bjb yang eksis, menjalin kerjasama dengan Pemerintah karena PESAT seiring dengan program 100 ribu wirausaha baru. “Program PESAT inline dengan program 100 ribu wirausaha baru yang digulirkan Pemprov Jabar,” ucapnya.

Selain program PESAT, imbuh Agus, untuk mendukung perkembangan sektoru UMKM, pihaknya pun memiliki UMKM Center. Disebutkan, ada 7 titik yang menjadi UMKM Center bank bjb, di antaranya, Jakarta, Bandung, Bogor, Tasikmalaya, Cirebon, dan Purwakarta,” tutup Agus.  (ADR)

 

 

Related posts