Juli, Uang Masuk Jabar Rp 14,5 Triliun

  • Whatsapp
(jabartoday.com/net)

JABARTODAY.COM – BANDUNG — Pada momen-momen tertentu, perputaran uang (cash flow) begitu besar. Satu di antaranya, saat momen-momen hari besar, semisal Idul Fitri.

Pasca Idul Fitri tahun ini, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Jabar mencatat, terjadinya pergerakan ekonomi Di jabar. Itu terjadi karena dana masuk (net inflow) ke tatar Pasundan, bernilai besar. “Kami mencatat, net inflow ke Jabar pada Juli 2017 mencapai belasan triliun rupiah. Nominalnya, sekitar Rp 14,5 triliun,” tandas Kepala KPw BI Jabar, Wiwiek Sisto Widayat, belum lama ini, di KPw BI Jabar, Jalan Braga Bandung.

Wiwiek meneruskan. besarnya net inflow itu karena dana masuk ke tatar Pasundan yang memang berlimpah, seiring dengan adanya momen Idul Fitri 2017. Pada momen itu, Jabar, selain menjadi jalur, juga sebagai bagian tujuan mudik para pemudik. Ini berarti, jelasnya, banyak masyarakat, khususnya, pemudik, yang melakukan spending money saat perjalanan mudik. Efeknya, kata Wiwiek, ekonomi pun bergerak.

Berkenaan dengan pembayaran non-tunai, Wiwiek mengemukakan, dalam hal Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI), nominal dan volumenya mengalami kenaikan. Sebaliknya,, dalam hal Real Time Gross Settlement (RTGS), ungkapnya, menurun.

Soal uang palsu (upal), Wiwiek menyatakan, hingga Juli tahun ini, pihaknya menemukan 11.953 lembar upal. “Pecahan terbanyak adalah Rp 50 ribu,” tutup Wiwiek. (win)

 

Berita Terkait