Home » Bandung Raya » Jaga Ketahanan Pangan, Ini Aksi Brimob

Jaga Ketahanan Pangan, Ini Aksi Brimob

Anggota Batalyon B Sat Brimob Polda Jabar menanam sayuran di lahan kosong, di Markas Cikole, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (14/6/2020). (foto: humas polda jabar)

JABARTODAY.COM – BANDUNG Batalyon B Pelopor Satuan Brigade Mobil Kepolisian Daerah Jawa Barat memanfaatkan lahan kosong di Markas Batalyon Cikole, untuk bercocok tanam sayuran, Minggu (14/6/2020). Hal ini sebagai wujud ketahanan pangan di tengah pandemi Covid-19.

Selain menjadi bentuk kemandirian dari anggota Sat Brimob Polda Jabar, hasil panen komoditi sayuran pun dimanfaatkan untuk membantu masyarakat sekitar secara berkelanjutan.

Komandan Batalyon AKBP Sarly Sollu didampingi Pasi Ops Batalyon B Pelopor AKP Dedi Gunadi mengatakan, sebagian besar lahan kosong di Markas Batalyon Cikole dimanfaatkan untuk menanam komoditi sayuran seperti selada hijau. Penanaman melibatkan anggota Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Jabar.

“Jenis sayuran ini mudah dalam perawatannya dengan masa panen yang tidak lama yakni, sekitar 60 hari. Dan hari ini kita sudah bisa memanen hasilnya,” ucap Sarly.

Kepala Bidang Humas Polda Jabar Kombes Saptono Erlangga menjelaskan, bahwa lahan kosong di Markas Batalyon Cikole memiliki luas sekitar 1000 meter persegi. Maka itu, dengan dimanfaatkan untuk areal pertanian, lahan kosong tersebut kini telah menjadi lahan produktif yang setiap kali panen hasilnya diberikan kepada masyarakat sekitar.

“Secara rutin hasil panen sayuran ini dibagikan ke masyarakat sekitar markas, tentunya ini sebagai Bhakti Brimob untuk masyarakat,” terang Erlangga.

Ditengah masa pandemi corona, kemandirian masyarakat sangat dibutuhkan. Oleh karena itu, Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Jabar mengajak masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan ketahanan pangan secara mandiri dengan bercocok tanam memanfaatkan lahan kosong atau pekarangan rumah.

“Ketahanan pangan dimulai dari lingkungan kita sendiri. Kami berharap setiap warga yang memiliki lahan kosong atau pekarangan sebaiknya dimanfaatkan untuk tanaman yang bermanfaat agar ketahanan pangan dapat dimulai dari keluarga kita,” ucapnya.

Secara umum, bagian utara Kabupaten Bandung Barat merupakan daerah yang subur. Oleh karena itu, tidak sulit jika lahan maupun pekarangan rumah warga dimanfaatkan untuk penanaman komoditas pangan.

“Selain memanfaatkan pekarangan yang luas, bagi yang minim pekarangannya bisa menanam di pot atau polybag, misal bisa menanam cabai rawit, daun bawang, selada, kentang, atau tanaman lain yang dapat meningkatkan ketahanan pangan. Tentunya jika ini dilakukan, masyarakat pun bisa memangkas pengeluaran dan menjaga ketahanan ekonomi keluarga,” pungkasnya. (vil)

Baca Juga:  Shalat Id di Rumah, MUI Kota Bandung: Insya Allah Pahalanya Sama