
jabartoday.com/net
JABARTODAY.COM – BANDUNG — Tidak pelak lagi, bahwa industri kreatif memiliki potensi sekaligus peran dalam menggerakkan roda ekonomi. Buktinya, sektor tersebut mencatat kinerja ekspor yang positif.
“Memang, hingga kini, kontribusi ekspor industri kreatif belumlah besar. Kontribusinya baru mencapai 5,7 persen total ekspor nasional. Nominalnya Rp 118 triliun,” tandas Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Jabar, Juda Agung, pada penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara KPwBI Jabar dan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (KUMKM) Jabar, belum lama ini.
Menurutnya, saat ini, catatan kinerja yamg meningkat ditorehkan industri kreatif. Itu terlihat, jelasnya, pada respon pasar mancanegara yang positif. Ini, lanjutnya, merupakan potensi yang harus termanfaatkan secara lebih maksimal, termasuk para wirausahawan baru.
Kepala Divisi KPwBI Jabar, Dudi Dermawan, menambahkan, pihaknya siap mendorong kapasitas dan daya saing sekaligus lebih memberdayakan para pelaku usaha di tatar Pasundan, termasuk yang berorientasi ekspor bidang fashion, kerajinan, film, dan desain.
Tidak itu saja, imbuhnya, pihaknya pun terus meningkatkan akses keuangan. Caranya, introduksi pembiayaan ekspor dan formal. Langkah lainnya, seru dia, berinovasi demi terciptanya peningkatan dan pengembangan kualitas produk, juga memperbesar penyerapan tenaga kerja. “Untuk itu, kami gulirkan, Program Wirausaha Bank Indonesia (WUBl) Jabar,” tutupnya. (win)





