Hotel di Bandung Fully Booked

  • Whatsapp

jabartoday.com/net
jabartoday.com/net
JABARTODAY.COM – BANDUNG — Kota Bandung memang sudah menjadi salah satu destinasi wisata di Indonesia. Buktinya, hampir setiap weekend, terlebih long weekend, apalagi momen-momen tertentu, semisal perayaan Imlek, Kota Kembang kerap dibanjiri pengunjung. Termasuk libur Imlek 2567, yang merupakan long weekend.

Membanjirnya pengunjung ke kota berjuluk Parisj van Java ini, salah satu indikatornya, terlihat pada tingkat hunian kamar (okupansi) hotel. Sejak Jumat (5/2) sampai H-1 Imlek, yaitu Minggu (6/2), sejumlah hotel, utamanya yang berlokasi di pusat Kota Bandung, mengalami fully booked alias okupansi 100 persen.

Menurut Marketing Communication manager Best Wester Premier La Grande Hotel, Adventa Pramushanti, sejak Jumat (5/2), okupansi baru naik sekitar 20 persen. “Sebenarnya, sejak Kamis (4/2) malam, tamu-tamu yang hendak berakhir pekan berdatangan. Puncaknya, Sabtu (6/2) dan Minggu (7/2). Seluruh kamar fully booked,” tandas Adventa, Senin (8/2).

Begitu pula dengan Hotel Sheraton, Jalan Ir H Djuanda. Public Relation Manager Hotel Sheraton, Rindy Hapsari, menegaskan, momen Imlek 2567 mendongkrak tingkat hunian kamar hotel tersebut. Pada momen ini, kata Rindy, okupansi Hotel Sheraton mencapai 100 persen.

Namun, Ketua DPD Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Herman Muchtar, menilai, kenaikan okupansi hotel di Bandung pada Imlek 2567 tidak signifikan, kendati secara umum, mengalami peningkatan. “Mencapai target okupansi 80 persen sudah merupakan hal positif,” ucapnya.

Dia berpendapat, pada Januari 2016, okupansi hotel di Kota Bandung tergolong rendah. Rata-rata, ucapnya, sekitar 30 persen. Padahal, lanjut dia, tahun-tahun sebelumnya, para pelaku usaha hotel menargetkan okupansi pada setiap Januari sebanyak 65 persen. “Anjloknya okupansi itu karena beberapa faktor. Antara lain, jumlah hotel yang bertambah, tetapi tidak sebanding dengan kunjungan wisatawan. Hingga kini, di Kota Bandung terdapat 473 hotel. Jumlah kamarnya 26 ribu kamar. (ADR)

Related posts