
JABARTODAY.COM – BANDUNG Pembinaan sejak dini merupakan strategi Pemerintah Kota Bandung untuk mencetak atlet yang unggul dan berprestasi. Maka itu, diperlukan kompetisi atau turnamen dalam memunculkan bibit-bibit atlet berkualitas.
Bertempat di GOR Pajajaran, Jumat (24/2), cabang olahraga bela diri karate, menggelar kejuaraan terbuka se-Jawa Barat yang bertajuk Piala Wali Kota Bandung. Ajang tersebut diikuti oleh 1.383 atlet dari 76 kontingen. Pertandingan akan berlangsung selama tiga hari, 24-26 Februari 2017.
Para atlet akan berlaga di 1.484 pertandingan yang terbagi ke dalam 6 kategori, yakni Usia Dini, Pra Pemula, Pemula, Cadet, Junior, Under 21, dan Senior. Khusus untuk kategori Senior diperuntukkan bagi penyeleksian untuk babak kualifikasi Porda 2018. Sedangkan sisanya adalah untuk seleksi pertandingan di Piala Mendagri yang akan dimulai pada Maret 2017 mendatang.
Acara tersebut dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Bandung Oded M. Danial. Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota mengapresiasi dan mendukung kegiatan yang dilaksanakan Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Kota Bandung itu. Menurutnya, kegiatan positif ini harus dilaksanakan dengan rutin.
“Kita ingin agar atlet kita lebih baik dengan diberi pembinaan. Oleh karena itu, kegiatan semacam ini perlu dirutinkan agar terbentuk atlet-atlet yang unggul dan juara,” ucap Oded.
Pemerintah Kota Bandung selalu mendorong agar para atlet di bawah koordinasi KONI Kota Bandung senantiasa dibina melalui serangkaian pendidikan dan pelatihan yang berjenjang. Pemerintah kota telah mengalokasikan dana yang cukup besar guna memfasilitasi berbagai cabang olahraga untuk terus berprestasi. “Dengan dana itu mudah-mudahan Kota Bandung bisa terus berprestasi,” tuturnya.
Selain itu, Oded mengamanatkan olahraga tidak hanya ajang untuk meraih gelar juara. Lebih dari itu, ada penanaman nilai-nilai karakter kepada para atlet.
Sementara, Ketua KONI Kota Bandung Aan Johana menjanjikan, pihaknya akan berupaya menghadirkan pola-pola pembinaan yang efektif. Kepada pemerintah kota, dia mengucapkan terima kasih karena telah mendukung penuh strategi KONI untuk memajukan para atlet.
“Meskipun anggarannya belum ketok palu, tapi kami berterima kasih dan bersyukur karena dukungan pemerintah sangat besar untuk olahraga di Kota Bandung,” ucap Aan. (koe)





