Emil Minta Pengusaha Angkot Bertanggungjawab

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil merespon kejadian kejahatan jalanan, di Pendopo Kota Bandung, Jumat (18/11). (jabartoday/avila dwiputra)
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil merespon kejadian kejahatan jalanan, di Pendopo Kota Bandung, Jumat (18/11). (jabartoday/avila dwiputra)

JABARTODAY.COM – BANDUNG Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengapresiasi Polrestabes Bandung yang berhasil meringkus para pelaku kejahatan jalanan yang sering beraksi di wilayah Coblong.

Seperti diberitakan, Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Bandung menembak mati seorang begal di Jalan Babakan Siliwangi, sekitar pukul 03.00, Jumat (18/11). Polisi juga turut menangkap tiga orang yang termasuk kawanan rampok tersebut.

Emil, sapaan akrabnya, menuturkan, keberhasilan polisi menangkap kawanan begal itu, yang menambah CCTV atau kamera pengintai di titik-titik rawan kejahatan. “Terbukti dengan tertangkapnya tiga pelaku lainnya yang memiliki pimpinan yang ditembak mati,” ucap dia, di Pendopo Kota Bandung, Jumat sore.

Emil juga menyoroti, peristiwa yang menimpa siswa SMP di dalam angkutan kota, Kamis (17/11). Atas peristiwa itu, dia meminta para pengusaha angkot turut bertanggung jawab atas tindak kriminalitas tersebut. “Pemilik angkot harus ikut bertanggung jawab, kenapa terkesan ada kerja sama antara sopir angkot dengan kejahatan yang terjadi. Ini tidak serta merta program ‘Jumat Ngangkot’ bermasalah, karena itu hanya imbauan,” tegasnya.

Maka itu, Pemerintah Kota Bandung, akan terus mencari solusi terhadap kejadian kejahatan jalanan. Salah satunya, dengan merekrut 500 petugas harian yang nantinya ditempatkan di wilayah-wilayah rawan tindak kejahatan.

“Mereka ini seperti satpam gedung, perumahan, dan bank. Bedanya mereka di jalan dan akan di bawah koordinasi Satpol PP, tetapi tidak melebihi tupoksi seperti polisi. Kehadiran mereka bisa mengurangi potensi kriminalitas,” tandas Emil. (vil)

Related posts