Dunia Usaha dan Investor Respon Putusan MK

deddy widjayaJABARTODAY.COM – BANDUNG

Kamis (21/8/2014), Mahkamah Konstitusi menerbitkan putusan mengenai hasil Pemilihan Presiden 2014. Adanya putusan itu mendapat respon berbagai pihak. Respon positif ditunjukkan kalangan dunia usaha Jawa Barat yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Wilayah Asosiasi Pengusaha Indonesia Jabar.

“Putusan MK soal Pilpres sudah final dan tidak bisa digugat. Ini berarti, masalah Pilpres 2014 sudah tuntas secara formal,” tukas Ketua DPW APINDO Jabar, Dedy Widjaja, usai penandatanganan Nota Kesepahaman antara DPW APINDO Jabar dan Save the Children Indonesia di Hotel Jayakarta, Jumat (22/8/2014).

Dedy meneruskan, sebaiknya, terbitnya putusan MK itu dihargai seluruh kalangan, tidak hanya para elite politik, tetapi kalangan dunia usaha. Pasca putusan itu, Dedy mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga dan membangun negara ini secara bersama-sama agar tingkat perekonomian dan kesejahteraan masyarakat lebih meningkat.

Menurutnya, pasca Pilpres 2014, sebenarnya, ‘pertarungan’ yang terjadi bukanlah antarelite politik atau antar kandidat, melainkan dengan negara-negara lain. Pasalnya, kata dia, pada era pasar global, yang terdekat adalah segera bergulirnya ASEAN Economic Community (AEC), tingkat persaingan makin ketat. “Mari kita jaga dan bangun negara ini agar ekonominya memiliki daya saing tinggi pada level internasional,” ucap Dedy.

Soal respon para investor, khususnya, investor mancanegara, Dedy menuturkan, mereka menunjukkan reaksi positif atas putusan MK. Diutarakan, para investor mancanegara menilai pasca Pilpres 2014, menilai kondusivitas nasional, termasuk Jabar, tetap terjaga.

“Yang dibutuhkan investor adalah keamanan, kondusivitas, dan kepastian. Mereka menganggap situasi di negara ini tetap terjaga. Ini dapat berefek positif karena para investor tentunya dapat meningkatkan nilai investasinya di Indonesia, utamanya, Jabar. Hal itu dapat memicu terjadinya pertumbuhan ekonomi,” tutup Dedy. (ADR)

Related posts