Home » Hukum » Dugaan Korupsi Cisinga, 5 Orang Jadi Tersangka

Dugaan Korupsi Cisinga, 5 Orang Jadi Tersangka

JABARTODAY.COM – BANDUNG Lima orang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dalam kasus dugaan korupsi proyek jalan Ciawi-Singaparna (Cisinga) di Kabupaten Tasikmalaya.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Jabar Abdul Muis Ali mengatakan, penetapan tersangka ini berdasarkan dua alat bukti yang telah diperoleh penyidik kejaksaan.

“Kami sudah menggelar perkara atas kasus ini, dan menetapkan lima orang tersangka,” ujar Muis, di kantor Kejati Jabar, Rabu (24/4).

Kelima tersangka ialah BA selaku pengguna anggaran sekaligus Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Tasikmalaya tahun 2017, RR selaku pejabat pembuat komitmen (PPK), serta MM selaku Ketua Tim Teknis dan panitia penerima hasil pekerjaan (PPHP). Sementara, dua tersangka lain berasal dari unsur swasta, yakni DS dan IP.

“Hanya saja tidak menutup kemungkinan ada tersangka baru, jika ada keterangan atau bukti tambahan,” ungkap Muis.

Muis menerangkan, penyidikan kasus tersebut memang cukup pelik dan memerlukan proses yang panjang. Dirinya menegaskan, bila kejaksaan tak mau main-main dalam menentukan tersangka.

“Kami juga meminta keterangan dari sejumlah ahli dan saksi. Total ada 22 orang saksi yang sudah kami mintai keterangannya,” urainya.

Muis menambahkan, berdasarkan poses penyelidikan dan analisa ahli, diperoleh fakta bahwa ada selisih nominal anggaran sebesar lebih dari Rp4 miliar. Anggaran untuk proyek Cisinga diketahui sebesar Rp25 miliar.

“Berdasarkan penghitungan ahli fisik, ada selisih nilai pekerjaan sebesar Rp4 miliar lebih. Dan itu merupakan kerugian negara,” sebutnya.

Atas perbuatannya, kelima tersangka dijerat dengan Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

“Sekarang ini baru penetapan tersangka. Tapi ke depannya jika harus ada upaya paksa tentu akan dilaksanakan. Untuk saat ini tersangka belum ditahan,” tandas Muis. (*)