Dongkrak IndiHome, Telkom Genjot Infrastruktur FTTH

foto: erwin adriansyah
foto: erwin adriansyah

JABARTODAY.COM – BANDUNG — Seiring dengan perkembangan, kebutuhan informasi yang cepat dan tepat pun turut berkembang. Tentunya, bagi PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom), hal itu merupakan sebuah peluang pasar untuk mengembangkan bisnisnya. Karenannya, lembaga BUMN tersebut terus mengembangkan program IndiHome.

“Ini merupakan bagian Indonesia Digital Network (IDN) guna mewujdukan digital society. Ini pun untuk menunjang program pemerintah yang berkeinginan kuat membangun sistem telekomunikasi yang lebih cepat,” tandas Executive Vice President (EVP) PT Telkom Regional Jabar, Suparwiyanto, di pada jumpa pers di Jalan Lombok Bandung, Selasa (16/6).

Diutarakan, tahun ini, pihaknya memproyeksikan pengguna dan pelanggan IndiHome sebanyak 500 ribu pengguna. Berbagai strategi pun disiapkan. Di antaranya, dalam hal membidik dan mengembangkan pasar. Adalah klaster-klaster perumahan yang menjadi target pasar PT Telkom.

Parwi, sapaan akrabnya, mengungkapkan, hingga kini, pihaknya melayani 650 klaster di wilayah kerjanya. Titik terbanyak ucap dia, adalah Bandung Raya, yaitu mencapai 310 klaster. Kemudian, lanjut dia, Tasikmalaya sejumlah 120 klaster. “Selanjutnya, Cirebon 100 klaster dan Karawang 60 klaster,” tuturnya.

Secara volume pelanggan, kata dia, ke-650 klaster itu mencakup sekitar 150-200 ribu pelanggan. Karenanya, cetus dia, pihaknya terus berupaya keras untuk merealisasikan proyeksi jumlah pelanggan pada tahun ini sebanyak 500 ribu tersebut.

Upaya lain untuk mencapai proyeksi itu, imbuhnya, pihaknya menggenjot pembangunan infrastruktur fiber to the home (FTTH). Tujuannya, jelas dia, mempercepat pelayanan kepada masyarakat. Sejauh ini, ungkap Parwi, pihaknya menerima pendaftaran pelanggan IndiHome yang membeludak. “Untuk itu, guna mempercepat pelayanan, kami pun terus menggenjot pembangunan infrastrukturnya,” terang Parwi. (ADR)

Related posts