Dituntut 9 Tahun Penjara, Ojang: Ini Pelajaran

  • Whatsapp
Bupati Subang nonaktif Ojang Sohandi mendengarkan tuntutan pada persidangan, Kamis (15/12). (jabartoday/avila dwiputra)
Bupati Subang nonaktif Ojang Sohandi mendengarkan tuntutan pada persidangan, Kamis (15/12). (jabartoday/avila dwiputra)

JABARTODAY.COM – BANDUNG Terdakwa suap, Ojang Sohandi mengambil pelajaran dari kasus yang menimpa dirinya tersebut. Seperti diketahui, Ojang tersandung dalam perkara suap kepada dua jaksa yang berdinas di Kejaksaan Tinggi Jawa Barat terkait perkara korupsi BPJS Kesehatan di Dinas Kesehatan Kabupaten Subang.

Dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Bandung, Kamis (15/12), jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi menuntut Bupati Subang nonaktif tersebut sembilan tahun penjara. “Ini pelajaran. Karena ketidak tahuan, kecerobohan saya. Jadi, yang jaksa berikan saya terima. Kini, tinggal menunggu putusan hakim,” ucap Ojang, usai persidangan di Ruang I Pengadilan Negeri Bandung.

Sementara itu, kuasa hukum Ojang, Rochman SH tidak akan menyangkal segala yang dituduhkan jaksa dalam berkas tuntutan terhadap kliennya. Pasalnya, segala sesuatu yang terjadi sudah diakui oleh kliennya tersebut. “Yang penting sejumlah aset klien kami dikembalikan, seperti vila di Badung, Bali,” tutur Rochman.

Namun begitu, dalam nota pembelaan atau pledoi yang akan dibacakan dalam persidangan Kamis (22/12) mendatang, pihaknya bakal menjelaskan tentang perkara suap yang menimpa mantan ajudan Eep Hidayat itu. “Karena, klien kami tiidak ada maksud melakukan suap, hanya membantu Jajang Abdul Kholik (Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, yang tersangkut perkara korupsi penyalahgunaan anggaran pengelolaan dana kapitasi pada program jaminan sosial tahun anggaran 2014),” tandas Rochman. (vil)

Related posts