
JABARTODAY.COM – BANDUNG DPRD Kota Bandung mendesak Pemerintah Kota Bandung memprioritaskan penyelesaian masalah banjir. Desakan itu tak terlepas dari terjadinya banjir di sejumlah titik Kota Bandung pada Senin (24/10).
Ketua Komisi A DPRD Kota Bandung Edi Haryadi menyayangkan masih terjadinya banjir di beberapa titik, seperti Pasteur dan Pagarsih. Seharusnya, hal tersebut perlu diantisipasi oleh Wali Kota Ridwan Kamil dan penyelesaiannya telah diprogramkan sejak dulu. “Wali Kota saat ini banyak sekali merehab taman dan trotoar dimana-mana. Seolah-olah tampak bagus oleh masyarakat secara kasat mata,” sesal Edi, di Gedung Parlemen, Senin petang.
Sementara, lanjut Edi, perbaikan gorong-gorong dan saluran air dianggap masyarakat tidak tahu. Paradigma tersebut harusnya dibalik, karena telah menyengsarakan masyarakat. “Gorong-gorong yang tidak baik akibatnya banjir dan menyengsarakan. Kalau taman hanya membahagiakan saja,” kecam Edi.
Dia juga menuding, Pemkot tidak serius dalam memperbaiki saluran air. Ini terbukti dengan masih terjadinya genangan air di sejumlah lokasi. Edi menyatakan, masalah saluran air ini sangat menyedihkan, karena akan banyak yang kena imbas, seperti rumah rusak. “Oleh karenanya, kita akan membahas terkait masalah banjir. Jangan dulu kelihatanlah. Perbaiki dulu drainase,” seru politisi Partai Gerindra itu.
Karena itu, pihaknya bakal mendorong Pemkot untuk prioritaskan persoalan saluran air. Untuk anggaran, Edi menegaskan, pihaknya tidak akan memersulit, selama itu demi kepentingan publik yang lebih besar. “Selama Pemkot mengusulkan kepada dewan dan dikerjakan dengan benar, kami tidak akan menghambat,” ucap Edi. (vil)





