Friday , 13 December 2019
Home » Lifestyle » City Tour Peserta Festival Aspac Jadi Ajang Promosi Wisata Purwakarta

City Tour Peserta Festival Aspac Jadi Ajang Promosi Wisata Purwakarta

Para peserta Festival Budaya Asia Pasific 2014 melakukan city tour bersama Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi, Kamis (28/8/2014)
Para peserta Festival Budaya Asia Pasific 2014 melakukan city tour bersama Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi, Kamis (28/8/2014)

JABARTODAY.COM – PURWAKARTA

Para peserta Festival Budaya Asia Pasific 2014 memasuki rangkaian acara berikutnya yakni City Tour bersama Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, Kapolres, Slamet Hariyadi dan Dandim 0619, Musa Haris. Mereka berkeliling kota Purwakarta dengan menggunakan sepeda ontel tempo dulu, Kamis (28/8) pagi. Dengan rute dimulai dari Pendopo Purwakarta para peserta mengelilingi Kota Purwakarta dengan mengambil rute Pendopo – Jalan Sudirman – Jalan Singadilaga dan kembali lagi ke Pendopo.

Kegiatan sepeda santai sendiri, diikuti oleh negara – negara peserta di antaranya yaitu Philipina, Myanmar, Malaysia, Vietnam, Thailand, Jepang, Korea Selatan, India, Cina, termasuk Indonesia. Para peserta pun menjadi perhatian masyarakat pengguna jalan, bahkan beberapa masyarakat merekam melalui kamera ponsel dimana dalam bersepeda santai tersebut, para peserta dan Bupati Purwakarta menggunakan cetok (caping).

“Sangat unik ketika orang luar memakai cetok, ya bagus jadi mengenalkan Purwakarta juga ke negara lain” ujar Yudi (30), salah satu masyarakat yang kebetulan melewati Jalan Sudirman.

Selain bersepeda mengelilingi Kota Purwakarta, para peserta juga  diajak mengunjungi kawasan wisata di Purwakarta, di antaranya Plered untuk melihat kerajinan keramik serta menikmati wisata alam Situ Wanayasa.

Delegasi dari Malaysia, yang juga koreografer, Kholil  mengatakan bahwa kesenangannya bisa mengunjungi Purwakarta dan menjadi peserta festival Asia-Fasifik tahun 2014, karena menurutnya masyarakat Purwakarta begitu ramah dan bersahabat, yang lebih lagi masakan disini sangat enak apalagi bubur ayamnya.

“ Masyarakat disini begitu ramah dan bersahabat, masyarakat juga mengenal kami dengan sebutan ipin dan upin yang begitu familiar disini” ujarnya.

Bupati Purwakarta, H. Dedi Mulyadi, SH menjelaskan pentingnya memanfaatkan moment festival ini bagi Purwakarta. yaitu memaksimalkan waktu yang ada hingga akhir pekan ini untuk memperkenalkan kota tercintanya dikenal oleh rombongan peserta festival dari luar negeri.

“Kita harus bangga dan menunjukkan kepada dunia bahwa kita bangsa yang kaya budaya, kaya alam, orang-orangnya ramah-ramah. Bangsa kita yang dianggap terpuruk dari berbagai bidang, bisa kita bangkitkan dengan kebudayaannya. Dengan budaya, sebenarnya kita bisa setara dengan bangsa lain,” jelas Dedi.
HMS/FZF)