CIMB Niaga Gelontorkan Kredit Rp 176 Triliun

jabartoday.com/net
jabartoday.com/net

JABARTODAY.COM – BANDUNG — Dalam dunia perbankan, funding atau pengumpulan dana pihak ketiga (DPK) menjadi unsur penting dalam mendongkrak kinerja bisnisnya. Karenanya, Bank CIMB Niaga menerapkan berbagai strategi guna terus meningkatkan nilai DPK-nya.

Direktur Strategy and Finance Bank CIMB Niaga, Wan Razly, mengemukakan, sejauh ini, lembaga perbankan tersebut termasuk jajaran 10 besar perbankan nasional dalam sejumlah aspek. “Yaitu, aset, nilai kredit, dan DPK,” tandas Wan Razly, belum lama ini.

Wan Razly meneruskan, hingga akhir 2014, pihaknya m emiliki aset bernilai total ratusan triliun rupiah. Angkanya, sebut dia, mencapai Rp 233,2 triliun. Nilai besar pun, sambung dia, terjadi dalam penyaluran kredit. Hingga akhir tahun lalu, ungkap dia, pihaknya menyalurkan pembiayaan sejumlah Rp 176 triliun. “Penyaluran kredit tersebut mengalami pertumbuhan positif. Artinya, lebih tinggi 12,4 persen daripada hingga akhir 2013. Begitu pula dengan DPK. Hingga akhir tahun, kami memiliki DPK senilai Rp 175 triliun atau lebih besar 6,7 persen daripada periode 2013,” paparnya.

Menurutnya, ada beberapa strategi yang diterapkan jajarannya untuk terus menjaga dan meningkatkan kinerjanya. Antara lain, ungkap dia, adanya jaringan yang luas. Hingga tahun lalu, tuturnya, pihaknya mengoperasikan 964 unit kantor yang tersebar di negara ini. Angka itu, jelasnya, terdiri atas 568 unit kantor cabang, 325 unit kantor mikro, 69 unit kantor kas dan payment point, ditambah oleh 20 unit kas mobil. “Kami pun memiliki sumber daya manusia (SDM) yang cukup mumpuni. Jumlahnya sebanyak 15 ribu orang,” urai dia.

Jurus lainnya, imbuh dia, pihaknya senantiasa mengembangkan inovasi. Setidaknya, kata dia, pihaknya menerapkan 3 inovasi, yang menjadi tonggak keberadaan lembaga perbankan tersebut. Yaitu, tukasnya, menjadi perbankan pertama yang mengoperasikan Anjung Tunai Mandiri (ATM), yaitu pada 1987.

Sejauh ini, jelas dia, pihaknya mengoperasikan ATM yang tersebar tidak hanya di Indonesia, tetapi juga 4 negara lain. Yaitu, katanya, Malaysia, Singapura, Thailand, dan Vietnam. Untuk nasabah rekening ponsel, imbuh dia, hingga kini, jumlahnya mencapai 700 ribu orang.

Kendati begitu, tegas dia, pihaknya tetap terus melakukan inovasi. Masih banyak cetus dia, proyeksi dan target yang menjadi bidikannya. Tahun ini, beber Wan Razly, pihaknya berencana menerbitkan sejumlah produk baru. “Itu bertepatan dengan ulang tahun kami ke-60. Sedangkan jangka panjangnya, target kami yaitu tetap menjaga kredit tetap bertumbuh pada level 12 persen,” ucap dia.  (ADR)

Related posts