
JABARTODAY.COM – BANDUNG
Untuk memperkuat ketahanan pangan, sebagai lembaga BUMN yang berkaitan erat dengan pangan, Badan Umum Logistik (Bulog) terus melakukan berbagai upaya. Diantaranya, menyerap hasil panen para petani, seperti dilakukan Bulog Divisi Regional Jawa Barat.
“Benar. Prognosa penyerapan kami tahun ini 550 ribu ton. Hingga 6 Agustus 2014, volume penyerapan yang kami lakukan mencapai 217.809.645 ton atau sekitar 39,60 persen prognosa (target),” ujar Kepala Bulog Divre Jabar, Alip Apandi yang didampingi Kepala Hubungan Masyarakat Bulog Divre Jabar, Sumarna Muharif, di Graha Sativa Bulog Divre Jabar, Kamis (7/8/2014).
Alip menyebut, daerah yang tingkat penyerapannya tertinggi adalah Cirebon. Volume penyerapannya mencapai 68 ribu ton. Kemudian, Ciamis sebesar 51 ribu ton.
Alip melanjutkan, dalam hal penyaluran, selama periode Januari-Juli tahun ini, secara keseluruhan, pihaknya melakukan penyaluran mencapai 91,41 persen atau sekitar 325.182.735 ton. Sedangkan untuk penyaluran beras bagi masyarakat miskin (raskin), sejauh ini, penyalurannya 69,06 persen pagu raskin Jabar 2014 sebesar 430 ribu ton atau 39 ribu ton per bulan.
Pihaknya, ditandaskan Alip, memang meningkatkan penyaluran raskin selama Ramadhan, termasuk menjelang Idul Fitri. Upaya itu, berefek positif pada terbentuknya stabilitas harga beras saat momen Idul Fitri 2014. (ADR)





