BJB Lakukan Penyertaan Modal Puluhan Miliar

 

jabartoday.com/net
jabartoday.com/net

JABARTODAY.COM – BANDUNG — Kehadiran bank perkreditan rakyat (BPR) memang memberi efek positif. Satu di antaranya, menyentuh pasar yang selama ini belum tergarap lembaga perbankan konvensional. Karenanya, PT Bank Pembangunan Daerah Jabar-Banten Tbk alias bank bjb melakukan berbagai upaya untuk memaksimalkan peran BPR-BPR tersebut.

Ternyata, upaya tersebut mendapat respon positif pemerintah. Buktinya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar terus mendorong BPR yang masih berbentuk perusahaan daerah (PD) berubah wajah menjadi perseroan terbatas (PT). Perubahan itu supaya BPR-BPR lebih berdaya saing usaha. Selain itu, juga tercipta koordinasi dan efisiensi yang lebih baik.

Direktur Utama bank bjb, Ahmad Irfan, mengemukakan, sebenarnya, proses perubahan terancang sejak 2012. Pemegang saham, yaitu Pemprov Jabar dan pemerintah kota-kabupaten punya komitmen guna memajukan BPR di wilayahnya. “Kami pun punya andil pada BPR tersebut,” tandas Ahmad Irfan pada Peresmian Perubahan Bentuk Perusahaan di lantai 9 Kantor Pusat bank bjb, Jalan Naripan Bandung, belum lama ini.

Bentuk andil bank bjb, jelas dia, yaitu turut berperan melakukan penyehatan BPR. Caranya, melakukan penanaman saham atau penyertaan modal. Ahmad Irfan melanjutkan, perubahan badan hukum menjadi perseroan mempermudah pihaknya memberi bantuan permodalan kepada BPR itu.

Ahmad Irfan mengemukakan, sejauh ini, pihaknya menggulirkan total penyertaan modal kepada BPR anak perusahaan dan non-anak perusahaan (terafiliasi) mencapai Rp 28,17 miliar. Penerimaan deviden tahun buku 2014 bernilai Rp 2,48 miliar rupiah atau sebesar 8,83 persen total penyertaan modal.

Mengenai kredit linkage kepada BPR anak perusahaan atau BPR yang terafiliasi, Ahmad Irfan mengungkapkan, hingga kini, nilainya mencapai ratusan miliar rupiah. Yaitu, sebut dia, sekitar Rp 176,33 miliar.

Lalu, BPR mana saja yang mengalami perubahan? Hingga saat ini ada tiga PD BPR yang sudah berubah bentuk menjadi PT. Ke-3 BPR tersebut yaitu PD. BPR LPK Jalan Cagak Kabupaten Subang menjadi PT. BPR Karya Utama Jabar. “Kemudian, PD. BPR LPK Garut menjadi PT BPR Intan Jabar dan PD BPR Warukondang Cianjur menjadi PT BPR Cianjur Jabar,” ucap Ahmad Irfan. (ADR)

Related posts