Beringin Mulai Ancang-ancang Hadapi Pilwalkot Bandung

  • Whatsapp

JABARTODAY.COM – BANDUNG Partai Golkar Kota Bandung sudah mengambil ancang-ancang agar bisa menjadi kontestan di pemilihan wali kota dan wakil wali kota Bandung 2018 mendatang. Persiapan tersebut  diungkapkan Ketua DPD Golkar Kota Bandung Deden Hidayat, saat ditemui di Kantor DPD Partai Golkar Kota Bandung, Kamis (19/1).

Deden berharap, persiapan tersebut benar-benar bisa dimanfaatkan, sehingga Partai Golkar bisa kembali memegang pucuk pimpinan eksekutif di Kota Bandung.

Deden meminta kadernya untuk membangun komunikasi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak demi mewujudkan target tersebut. Karena, kata Deden, untuk memenangkan pilwalkot, Golkar perlu membangun komunikasi dengan berbagai pihak, baik komunikasi lintas parpol dan lintas tokoh masyarakat. “Jika itu bisa dilakukan, kami yakin bisa merebut kursi wali kota/wakil wali kota,” tegas Deden.

Meski belum resmi melakukan penjaringan bakal calon yang akan diusung, namun DPD Partai Golkar Kota Bandung telah menginventarisir tokoh-tokoh yang layak diusung dalam bursa pemilihan umum kepala daerah di Kota Bandung mendatang. “Meski tak terbuka, kami tentu sudah inventarisir tokoh-tokoh yang dalam tanda kutip layak diusung,” tutur Deden.

Dikatakan dia, peluang pengusungan bakal calon terbuka terhadap para kader dan pihak luar. Namun, sesuai petunjuk pelaksanaan (juklak), pihaknya  akan memprioritaskan kader di internal partai. Sehingga,  pengusungan potensi kader yang kini menjabat sebagai anggota DPRD, Deden memandang, keenam anggota legislatif dari partai berlambang beringin tersebut juga tak lepas dari pemantauan. “Tahapan KPU kan mulai Agustus, kalau tahapan Partai Golkar mungkin mulai Juni mendatang,” ujarnya.

Disinggung soal langkah koalisi, Deden mengaku masih memersiapkannya. Namun, saat ini dia masih memprioritaskan pembenahan infrastruktur partai. Begitu juga saat disinggung kekuatan petahana bila kembali bersaing dalam Pilwalkot mendatang, dia enggan berspekulasi, dan tetap memantau perkembangan ke depan. “Kami tak ingin berandai-andai, lihat saja nanti perkembangannya seperti apa,” ujar Deden.

Menurutnya, pemimpin di Kota Bandung ke depan harus bisa mengatasi persoalan krusial di Kota Bandung. Seperti pendidikan, kesehatan, dan program ekonomi yang menyentuh kebutuhan masyarakat. (koe)

Related posts