Beras Sachet Masih Uji Coba. Ini Respon Publik Jabar

(jabartoday.com/net)

JABARTODAY.COM – BANDUNG — Pemenuhan kebutuhan pangan merupakan kewajiban pemerintah. Karenanya, berbagai upaya pun bergulir demi memenuhi sekaligus menjaga ketahanan pangan, baik ketersediaan maupun harga jualnya.

Sebagai operator pemerintah dalam bidang pangan, Perum Bulog pun melakukan sejumlah langkah. Yang terkini, lembaga BUMN itu bersiap merilis produk beras yang harganya lebih terjangkau tetapi tetap berkualitas, yaitu Beras Kita dalam bentuk sachet/renceng.

“Rencananya, beras sachet ini segera launching awal September 2018. Pak Dirut (Budi Waseso, Direktur Utama Perum Bulog) yang meresmikannya,” tandas Kepala Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Jabar, Achmad Ma’mun, melalui pesat Whatsapp.

Mantan pemain Timnas bola voli era 1980-an tersebut menjelaskan, beras renceng/sachet ini berjenis premium. Produk itu, terangnya, merupakan bagian upaya Perum Bulog memenuhi kebutuhan masyarakat, utamanya menengah-bawah.

“Melalui produk beras ini, masyarakat menengah-bawah dapat turut menikmati beras premium karena harganya yang sangat terjangkau, yaitu Rp 2.500 per sachet, yang bobotnya 200 gram,” urai pria berpostur jangkung ini.

Dilanjutkan, seperti beberapa provinsi lain, semisal Jateng, Jatim, dan Sulawesi Selatan, saat ini, di Tatar Pasundan pun beras renceng dalam tahap uji coba. Menurutnya, respon masyarakat Tatar Pasundan terhadap beras sachet tergolong positif.

Disebutkan, selama beberapa pekan uji coba, belasan ribu renceng terjual. Di wilayah kerjanya. adalah Karawang, ungkap Achmad Ma’mun,, menjadi daerah yang respon masyarakatnya tertinggi.  (win)

Related posts