Home » Headline » Bagaimana Pasar Otomotif 2019? Ini Prediksinya

Bagaimana Pasar Otomotif 2019? Ini Prediksinya

(jabartoday.com/erwin adriansyah)

JABARTODAY.COM – BANDUNG — Selama 2018, ekonomi nasional terpengaruh beragam kondisi global. Di antaranya, trade war antara Amerika Serikat (AS) dan China. Efeknya, dolar AS perkasa atas sejumlah mata uang, termasuk rupiah.

Berbagai upaya dilakukan pemerintah untuk menjaga nilai tukar rupiah demi stabilitas pertumbuhan ekonomi nasional. Di antarnya, penyesuaian suku bunga Bank Indonesia (BI).

Situasi itu berpengaruh pada industri nasional, termasuk sektor otomotif. “Benar. Kondisi ekonomi global berpengaruh pada industri tanah air, tidak terkecuali otonotif. Selama 3 tahun terakhir, pertumbuhan otomotif cenderung flat,” tandas Rouli Sijabat, Manager of Public Relations PT Toyota Astra Motor (TAM), Senin (17/12).

Bagaimana dunia otomitf 2019? Alumnus Institut Teknologi Bandung (ITB) ini memprediksi, kondisinya tidak berbeda jauh dengan 2018. Menurutnya, perkiraan total penjualan seluruh brand dan varian mobil pada 2019, mirip 2018, yaitu pada level 1,1 juta unit.

Rouli berpendapat, banyak hal yang dapat memengaruhi pasar otomotf tahun depan. Antara lain, sebut dia, perang dagang AS versus China. Kemudian, penyesuaian Suku Bunga BI, yang imbasnya pada kredit kendaraan bermotor (KKB), mengingat sekitar 70-80 persen konsumen menggunakan pola kredit.

Khusus PT TAM, Rouli menyatakan, pihaknya tidak secara khusus menargetkan peningkatan volume penjualan. “Yang menjadi target kami adalah bagaimana memperbesar market share. Untuk 2019, kami membidik angka market share 30-31 persen,” pungkasnya. (win)