Thursday , 21 November 2019
Home » Ekonomi » Anjlok, Kinerja Penjualan Otomotif Nasional

Anjlok, Kinerja Penjualan Otomotif Nasional

jabartoday.com/net
jabartoday.com/net
JABARTODAY.COM – BANDUNG — Terjadinya beragam perkembangan global berimbas pada perekonomian nasional. Satu di antara efeknya, rupiah terdepresiasi cukup tajam.

Situasi tersebut berpengaruh pada kinerja beragam sektor ekonomi nasional, termasuk otomotif. Buktinya, kinerja penjualan otomotif, yaitu mobil dan sepeda motor, periode Januari-Oktober 2015, tidak lebih baik daripada periode sama tahun sebelumnya.

“Benar. Efek perkembangan global dan ekonomi makro cukup terasa bagi para pelaku otomotif nasional,” tandas Mulawarman, Public Relations Division, Corporate Communications PT Astra International Tbk, belum lama ini.

Diutarakan, berdasarkan data Gabungan Industri Otomotif Indonesia (GAIKINDO), total penjualan mobil periode Januari-Oktober 2015 sebanyak 853.008 unit. Angka itu, jelasnya, lebih kecil daripada pencapaian periode sama 2014. Total penjualan seluruh brand selama Januari-Oktober 2014 mencapai 1.037.890 unit.

Selama 10 bulan terakhir tahun ini, PT Toyota Astra Motor (TAM) masih mendominasi pasar dan penjualan mobil nasional. Angka penjualannya sebanyak 271.073 unit. Penjualan tertinggi kedua, lanjutnya, dicatat PT Astra Daihatsu Motor (ADM), sejumlah 140.723 unit. Posisi ketiga, dihuni PT Honda Prospect Motor, sebanyak 132.458 unit.

Lalu, bagaimana dengan penjualan sepeda motor? Mulawarman mengutarakan, kondisinya tidak jauh berbeda dengan penjualan mobil. Data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) menunjukkan, kata dia, periode Januari-Oktober 2015, total penjualan seluruh brand sepeda motor nasional sejumlah 5.424.073 unit. Momen sama tahun sebelumnya, ucapnya, realisasi penjualannya 6.728.574 unit.

Selama kurun 10 bulan terakhir 2015, PT Astra Honda Motor (AHM) masih memimpin angka penjualan. Total penjualan PT AHM selama Januari-Oktober tahun ini sebanyak 3.720.171 unit. Angka tersebut lebih kecil daripada pencapaian Januari-Oktober 2014, yang jumlahnya 4.250.429 unit.

Sedangkan penjualan tertinggi kedua sepeda motor, imbuhnya, masih berdasarkan data AISI, ditempati PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI). Total penjualannya sebanyak 1.503.096 unit. Seperti halnya PT AHM, penjualan PT YMKI periode Januari-Oktober 2015 lebih kecil daripada momen sama 2014, yang jumlahnya sebanyak 2.085.558 unit. (ADR)