Agar Lebih Efektif, Gedebage Jadi Pasar Terpadu

jabartoday.com/net
jabartoday.com/net

JABARTODAY.COM – BANDUNG — Pada Senin (20/7), salah satu pusat ekonomi di wilayah Bandung Timur, Pasar Induk Gedebage luluh lantak akibat amukan si jago merah. Dalam peristiwa yang itu, api berkobar sekitar 5 jam. Si jago merah menghanguskan sekitar 100 kios yang terbakar yang tersebar di berbagai los, yaitu sayuran, buah-buahan, dan kelontong. Kios-kios yang terbakar adalah semi permanen. Lokasinya blok tengah.

Pasca kebakaran hebat, beserta Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan, Walikota Bandung, Ridwan Kamil, Menteri Perdagangan (Mendag) Republik Indonesia (RI), Rahmat Gobel, meninjau lokasi kejadian, Selasa (21/7). Pejabat negara dan rombongan tiba di lokasi sekitar pukul 07.00 dan langsung meninjau lokasi los kios sayur mayur, buah-buahan serta los kelontong yang hangus terbakar.

Di lokasi, Rahmat Gobel, yang mendapat penjelasan Ridwan Kamil, berkenaan dengan kondisi terkini pasca kebakaran, berdialog dengan sejumlah perwakilan pedagang. Menurutnya, Pada kesempatan itu, bersama Ahmad Heryawan, Rahmat Gobel memberi beberapa instruksi penanganan para pedagang agar mereka tetap dan kembali berakivitas. “Pembangunan kios darurat harus segera berlangsung. Ini supaya para pedagang dapat kembali beraktivitas,” tandas Rahmat Gobel.

Diutarakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung sudah menyiapkan lahan untuk kios darurat. Rahmat Gobel menyerahkan teknis pembangunan kios darurat Pasar Gedebage kepada Pemkot Bandung. Tentunya, tegas dia, pembangunannya tidak mengganggu aktivitas para pedagang.

Rahmat Gobel menegaskan, pihaknya berharap pada masa mendatang, Pasar Gedebage mengusung konsep dan sistem pasar terpadu. Ini, jelasnya, supaya lebih efektif. Selain itu, lanjutnya, juga dapat menampung pedagang kawasan Bandung Timur lebih banyak lagi.

Dia berpendapat, pada dasarnya, konsep Pasar Gedebage sudah baik. Meski demikian, ucap dia, pasar ini perlu pemolesan yang lebih baik lagi. Hal itu, terang dia, supaya menjadikan Pasar Gedebage sebagai pasar andalan kawasan Bandung Timur.

Di lokasi sama, Ridwan Kamil mengiyakan, bahwa pihaknya menyiapkan perancangan pasar tradisional, termasuk Pasar Gedebage, baik jangka pendek maupun panjang. Rencananya, ucap Emil, sapaan akrab walikota, pihaknya menerapkan konsep pasar tematik. Harapannya, akhir tahun ini, pihaknya mengharapkan penanganannya bergulir dan eksesusinya pada 2017.

Khusus Pasar Gedebage, Emil menyatakan, dalam waktu sepekan, pihaknya berkoordinasi,  termasuk kawasan kios darurat bagi para pedagang. Prioritasnya, tegas Emil, para pedagang lama. Tidak itu saja, dalam waktu satu pekan, pihaknya pun menanangani kios darurat. Untuk itu, seru Emil, pihaknya segera bertemu dan berbicara dengan PT Ginanjar Saputra, selaku pemilk lahan Pasar Gedebage.  (ADR)

Related posts