
JABARTODAY.COM – BANDUNG
Bagi dunia bisnis, momen-momen seperti Natal dan Tahun Baru dapat menjadi sebuah berkah. Bagaimana tidak, pada momen itu, tingkat kebutuhan menjadi lebih besar daripada kondisi normal. Hal itu pun dirasakan para pebisnis hotel. Buktinya, pada momen libur Natal 2014 dan menjelang Tahun Baru 2015, tingkat hunian kamar (occupancy) naik pesat.
Melejitnya occupancy tersebut tidak dibantah Marketing Communication Prama Grama Preanger, Windy Hervidya. Menurutnya, hingga 26 Januari 2015, tingkat occupancy hampir fully booked. Perkiraannya, hingga akhir tahun, occupancy berpotensi mencapai 100 persen. “Occupancy mencapai 94 persen. Kami perkirakan, angka itu terus bertambah menjelang akhir tahun,” tandasnya, Jumat (26/12).
Untik merangkul konsumen, lanjut Windy, pihaknya, yang mengoperasikan 187 unit kamar, yang komposisinya antara lain 82 unit kamar superior, 50 unit kamar deluxe, 5 unit kamar grand deluxe, 20 unit kamar executive, 22 unit kamar Naripan Suite, 2 unit kamar Asia Afrika Suite, 5 unit kamar Suite, dan 1 kamar Presidential Suite, melakukan berbagai upaya. Di antaranya, sebut dia, menggelar sejumlah promo, seperti halnya hotel-hotel lainnya.
Senior Public Relation Hotel Horison Bandung, Sri Nilawati, juga berprediksi bahwa occupancy kamar berpeluang untuk terus bertambah. Disebutkan, hingga Natal 2014 atau 25 Desember 2014, occupancy sebesar 80 persen. “Tapi, hari ini (Jumat, 26 Desember 2014. RED), occupancy mencapai 100 persen,” ungkapnya.
Sri meneruskan, mayoritas pengunjung adalah publik ibu kota. Pasalnya, jelas dia, jarak antara Jakarta dan Bandung yang kini kian mudah terjangkau karena hadirnya berbagai akses, seperti kereta api dan ruas tol Purwakarta-Bandung-Cileunyi (Purbaleunyi). Kondisi itu, imbuh dia, membuat publik Jakarta menjadikan Bandung sebagai destinasi libur Natal 2014 dan Tahun Baru 2015. (ADR)





